kabar

Beralasan penjaga pantai bukan muhrim, ayah biarkan putrinya mati tenggelam

"Dia (ayah korban) bilang kepada dua penjaga pantai itu, lebih baik anak perempuannya mati tenggelam ketimbang disentuh lelaki tidak dikenal," kata Letnan Kolonel Ahmad Burqibah.

11 Agustus 2015 09:21

Seorang ayah membiarkan putrinya mati tenggelam ketimbang ditolong penjaga pantai. Dia beralasan sang penolong orang asing dan bukan muhrim.

Tragedi ini terjadi pekan lalu di sebuah pantai di Dubai, Uni Emirat Arab. Satu keluarga dari Asia Selatan tengah berpiknik. Ketika anak-anaknya berenang, salah satu putrinya berusia 20 tahun berteriak minta tolong karena tenggelam.

Dua penjaga pantai berada tidak jauh dari lokasi berusaha menyelamatkan, namun dihalangi sang ayah, lelaki berperawakan tinggi besar. Bahkan sampai terjadi perkelahian di antara mereka, seperti dilansir Emirates 24/7. "Dia (ayah korban) bilang kepada dua penjaga pantai itu, lebih baik anak perempuannya mati tenggelam ketimbang disentuh lelaki tidak dikenal," kata Letnan Kolonel Ahmad Burqibah, Wakil Direktur Departemen Pencarian dan Penyelamatan Markas Kepolisian Dubai.

"Ini salah satu kejadian tidak bisa saya lupakan," ujarnya. "Dia meninggal saat dia punya kesempatan untuk hidup."

Gara-gara perbuatan itu, sang ayah kini ditahan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Ilustrasi pengantin Arab. (americanbedu.com)

Lelaki Dubai ceraikan istri karena menolak bercinta saat berbulan madu

Sang istri menuding suaminya main pukul dan pelit.

Kepolisian Dubai, Uni Emirat Arab, merekrut polisi robot (Robocop) pertama di dunia. (WAM)

Dubai rekrut polisi robot pertama di dunia

Ia memiliki tinggi 170 sentimeter dan berat seratus kilogram. Dapat mengenali ekspresi wajah manusia dan bisa berbicara dalam enam bahasa.

Papan peringatan dilarang kencing sembarangan di Dubai, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

Dubai berlakukan denda bagi orang kencing sembarangan

Besarnya 500 dirham. Kalau mengulangi perbuatan didenda seribu dirham.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Raja Salman tidak tepati janji beri santunan bagi korban derek jatuh di Masjid Al-Haram

Lagi-lagi Arab Saudi melanggar janji untuk mengumumkan hasil penyelidikan atas tabrakan arus jamaah haji menewaskan lebih dari 2.400 orang. Raja Salman juga menolak meminta maaf dan mengakui kesalahan.

20 Agustus 2018

TERSOHOR