kabar

627 perempuan Saudi minta ganti wali nikah

Karena mereka dihalangi menikah dengan calon suami pilihan sendiri.

12 Agustus 2015 04:31

Sebanyak 627 perempuan dari pelbagai wilayah di Arab Saudi telah mengajukan gugatan perdata ke pengadilan. Mereka meminta mengganti wali nikah karena dihalangi menikah dengan calon suami pilihan sendiri.

Gugatan itu diajukan antara akhir Oktober 2015 hingga pertengahan Juli tahun ini. Kaum hawa itu meminta pengadilan menetapkan wali nikah baru kepada lelaki dalam keluarga mereka, termasuk paman atau saudara kandung lelaki.

Gugatan terbanyak terjadi di Kota Makkah diajukan 229 perempuan, lalu disusul 154 kasus serupa di Ibu Kota Riyadh.

Mencegah perempuan menikah dilarang oleh Islam, namun sejumlah wali nikah masih melakukan hal itu dengan beragam alasan, termasuk masalah ketidaksetaraan suku.

Sampah makanan. (Saudi Gazette)

FAO sebut Arab Saudi negara paling banyak buang makanan

FAO bilang saban tahun terdapat 427 ton makanan dibuang di negara Kabah itu.

Sejumlah warga Arab Saudi siap menikmati makanan dalam jumlah kelewat banyak. (Caravan Daily)

Jumlah makanan terbuang di Arab Saudi saban tahun senilai Rp 181 triliun

Program itu juga untuk memperkuat kerja sama antar pemangku kepentingan dalam menghasilkan produk daur ulang.

Microsoft dipkasa meminta maaf karena keliru menerjmehkan Dais menjadi ZArab Saudi. (Fortune)

Microsoft minta maaf karena salah menerjemahkan Dais menjadi Arab Saudi

Kepala Microsoft di Arab Saudi Mamduh Najjar meminta maaf atas kekeliruan itu.

Pangeran Bandar bin Sultan, Duta Besar Arab Saudi untuk Amerika Serikat pada 1983-2005. (BBC)

Arab Saudi ancam jual total aset US$ 750 miliar di Amerika Serikat

Keluarga korban Teror 11/9 meyakini sejumlah pejabat Arab Saudi terlibat dalam perencanaan serangan 11 September 2001.





comments powered by Disqus