kabar

Warga Saudi paling banyak mendaftar di situs selingkuh Ashley Madison

Ada 1.230 pengguna dari negara Kabah itu menjadi anggota.

21 Agustus 2015 09:38

Data dibongkar peretas Rabu lalu menunjukkan warga Arab Saudi merupakan pelanggan terbesar Ashley Madison, situs selingkuh asal Amerika Serikat, di kalangan negara-negara Arab.

CybelAngel, perusahaan monitoring dari Prancis, mengungkapkan terdapat 1.230 pengguna terdaftar sebagai anggota Ashley Madison memakai alamat surat elektronik berakhiran .sa dari 35 juta pelanggan situs ini.

Pengguna terbesar kedua berasal dari Maroko, yakni 999 orang. Irak paling sedikit, hanya ada 33 pendaftar di situs Ashley Madison.

Peretasan data 35 juta anggota Ashley Madison ini menghebohkan. Wartawan berusaha mencari tahu kalau-kalau ada politisi, selebritas, atau tokoh agama berselingkuh. Namun upaya ini sulit karena banyak alamat surat elektronik itu palsu atau pinjaman saja lantaran pendaftar tidak perlu melakukan validasi.

Berikut daftar peringkat negara Arab dengan jumlah penduduk terbanyak menjadi anggota situs selingkuh Ashley Madison:

Arab Saudi    : 1.230 Maroko        : 999 Bahrain        : 730 Yordania    : 685 Libanon        : 359 Uni Emirat Arab    : 301 Kuwait        : 239 Mesir        : 209 Tunisia        : 173 Qatar        : 53 Irak        : 33

Petugas pembersih membersihkan kantor Konsulat Arab Saudi di Kota Istanbul, Turki, beberapa jam sebelum tim investigasi Turki masuk. (Twitter)

Konsul jenderal Arab Saudi saksi kunci pembunuhan Jamal Khashoggi

Muhammad al-Utaibi melihat langsung Jamal Khashoggi dihabisi dalam ruang kerjanya.

Wartawan pengkritik Arab Saudi Jamal Khashoggi. (Twitter)

Konsul jenderal Arab Saudi di Istanbul kabur ke negaranya

Tim investigasi Turki menemukan bahan beracun dalam kantor Konsulat Arab Saudi di Istanbul.

Jamal Khashoggi dan tunangannya, Hatice Cengiz. (Hatice Cengiz)

Arab Saudi akan akui Jamal Khashoggi telah dibunuh

Hasil penyelidikan polisi Turki menunjukkan Khashoggi disiksa hingga tewas.

Delegasi muslim asal Indonesia, termasuk dua pejabat MUI - Profesor Istibsyaroh dan Kiai Mayshudi Suhud - saat diterima di kediaman Presiden Israel Reuven Rivlin pada 18 Januari 2017. (Albalad.co/Istimewa)

Netanyahu: Kami ingin bina hubungan diplomatik dengan Indonesia

Sudah tiga kali terjadi pertemuan antara perdana menteri Israel dengan pemimpin Indonesia, yaitu Yitzhak Rabin dan Soeharto (1993), Abdurrahman Wahid dan Ehud Barak (2001), serta Jusuf Kalla dan Netanyahu (2018).





comments powered by Disqus