kabar

Jamaah tawaf pakai Segway bikin heboh

"Ini tidak adil, ini tidak etis. Jika Anda bisa berjalan, Anda mesti bertawaf dengan berjalan," kata Ahsan lewat @AsnSaleem.

01 September 2015 09:37

Jagat maya dihebohkan oleh rekaman video telah beredar luas memperlihatkan seorang jamaah bertawaf atau mengelilingi Kabah menggunakan Segway. Perdebatan pun muncul menanggapi kejadian perdana itu.

Rekaman video itu diunggah kemarin malam oleh biro perjalanan British Haj Travel Limited di akun Twitter @BHTofficial. Dalam waktu cepat video ini beredar luas di beragam media sosial, termasuk Facebook, Instagram, dan WhatsApp.

Peristiwa ini berlangsung di lantai dua tempat tawaf khusus bagi jamaah menggunakan kursi roda dan kaum renta. Namun jamaah pemakai Segway kelihatan sehat dan kuat.

Ribuan respon bermunculan. "Ini tidak adil, ini tidak etis. Jika Anda bisa berjalan, Anda mesti bertawaf dengan berjalan," kata Ahsan lewat @AsnSaleem. "Orang bertawaf dengan berjalan kaki untuk mendapat pahala dan dia melecehkan itu," tulis @ibeabdul.

Namun Maulana Najib Qasmi, lulusan program doktoral bidang ilmu hadis dari Darul Ulum Deoband, kampus Islam bergengsi di India, membolehkan bertawaf menggunakan Segway. "Selama kedua kaki jamaah tidak tertutup alat aneh, dibolehkan," katanya. Tidak ada masalah, itu seperti bertawaf di atas kursi roda."

Dia mengakui para ulama bakal berbeda pendapat soal apakah Segway boleh digunakan oleh jamaah sehat dan kuat. Dia menegaskan sebaiknya jamaah semacam itu mengelilingi Kabah dengan berjalan kaki. Pemakaian Segway juga mesti dihindari bila mengganggu keamanan dan kenyamanan jamaah lainnya.

Maulana mencontohkan Nabi Muhammad pun pernah bertawaf dengan duduk di atas unta.

Segway memiliki kecepatan 6,4 kilometer per jam. Tenaga untuk menggerakkan alat ini berasal dari baterai isi ulang bisa dipakai terus menerus selama enam jam. Segway hanya bisa digunakan oleh orang berbobot maksimal 110 kilogram.

Kabah dilihat dari lantai atas Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Dipaksa copot jaket Barcelona depan Kabah

"Haram memakai yang ada tanda salib di depan rumab Allah (Kabah)," kata salah satu lelaki itu dalam bahasa Arab.

Suasana dalam Mal Abraj berlokasi di Menara Zamzam, dekat dengan Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Makkah tak lagi sakral

Di Bali saja, tidak boleh ada bangunan melebihi pura. Di Myanmar diharamkan membangun lebih dari tinggi pagoda.

Kotak simpan barang disediakan bagi jamaah ingin beritikaf di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi. (Arab News)

Tersedia 500 kotak simpan barang bagi jamaah itikaf di Masjid Al-Haram

Para peserta itikaf juga bakal diberikan sebuah tas berisi satu bantal, sajadah, handuk, dan peralatan mandi.

Ali Ahmad al-Mulla menjadi muazin Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, sejak 1975. (Screengrab)

Berkenalan dengan muazin Masjid Al-Haram

Ali Ahmad al-Mulla menjadi muazin Masjid Al-Haram sejak 1975.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Bahrain akan bina hubungan diplomatik dengan Israel

Menteri Luar Negeri Bahrain Syekh Khalid bin Ahmad al-Khalifah bulan lalu menyatakan Israel berhak membela diri kalau diserang.

20 Juni 2018

TERSOHOR