kabar

Dua ribu pekerja Indonesia masih terjebak di Suriah

"Yang masuk juga nggak pernah berhenti," ujar A.M. Sidqi.

02 September 2015 09:14

Hingga kini pemerintah Indonesia telah memulangkan 7.827 warganya dari Suriah sejak negara itu dilanda perang empat tahun lalu. Pemulangan terakhir dilakukan Jumat pekan lalu.

Sebanyak 13 tenaga kerja perempuan dipulangkan ke Indonesia lewat jalur Damaskus-Beirut. Sejauh ini masih ada 90 buruh migran berada di tempat penampungan sementara KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Ibu Kota Damaskus.

Kepada 13 pekerja perempuan dipulangkan, Kuasa Usaha Sementara Didi Wahyudi berpesan agar mereka tidak kembali lagi ke Suriah. "Masih ribuan orang harus kami bantu di sini. Pemerintah sudah menghentikan pengiriman tenaga kerja ke sini," katanya seperti dilansir siaran pers KBRI Damaskus diterima Albalad.co Ahad pekan lalu.

KBRI memang tidak mengetahui berapa jumlah pekerja Indonesia masih berada di Suriah. Pelaksana Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya KBRI Damaskus A.M. Sidqi memperkirakan dua ribuan tenaga kerja Indonesia masih terjebak di negara itu. "Yang masuk juga nggak pernah berhenti," ujarnya kepada Albalad.co melalui WhatsApp Senin lalu.

Dia menjelaskan saat ini terdapat tiga kantor cabang konsuler dan tempat penampungan sementara. Selain di KBRI Damaskus, ada di Aleppo dan Latakia. Tiap bulan, menurut Sidqi, KBRI kedatangan 20-an tenaga kerja perempuan dari Aleppo untuk dipulangkan ke Indonesia.

Pemerintah sudah menghentikan pengiriman buruh migran ke Suriah sejak September 2011. Tenaga kerja masuk ke negeri Syam itu setelah moratorium berlaku merupakan korban perdagangan manusia.

Presiden Chad mengadakan pertemuan dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota N'Djamena, 20 Januari 2019. (Twitter/@netanyahu)

Israel dan Chad membuka kembali hubungan diplomatik

Alhasil, tinggal tujuh negara muslim di sub-Sahara Afrika belum memiliki hubungan resmi dengan Israel, yakni Mali, Niger, Sudan, Mauritania, Somalia, Djibouti, dan Komoro.

Rute perjalanan sebuah jet pribadi membawa para pejabat Uni Emirat Arab dan Israel pada 17 Januari 2019 terbang langsung dari Abu Dhabi ke Tel Aviv. (Flight Radar 24)

Kepala badan intelijen dan menlu UEA kunjungi Israel

Para pejabat keamanan Israel melawat secara rahasia ke Abu Dhabi.

Pangeran Fahad bin Sultan bin Abdul Aziz dari Arab Saudi menghadiahkan Kalashnikov dan peluru emas kepada Perdana Menteri Pakistan Imran Khan saat berkunjung ke Islamabad pada 15 Januari 2019. (Twitter)

Pangeran Arab Saudi hadiahkan perdana menteri Pakistan Kalashnikov emas

Imran berhasil mendapatkan bantuan US$ 3 miliar buat cadangan devisa dan pinjaman US$ 3 miliar untuk impor minyak.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman dan CEO SoftBank Group Masayoshi Son usai penandatanganan nota kesepahaman di Kota New York, Amerika Serikat, 27 Maret 2018, buat membangun pembangkit listrik tenaga surya terbesar di dunia. (Al-Arabiya/Supplied)

Lima pangeran Arab Saudi masih dilarang ke luar negeri

Bin Salman masih menyekap ibunya, Fahda al-Hathlin, dalam penjara bawah tanah di istana milik abangnya.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Israel dan Chad membuka kembali hubungan diplomatik

Alhasil, tinggal tujuh negara muslim di sub-Sahara Afrika belum memiliki hubungan resmi dengan Israel, yakni Mali, Niger, Sudan, Mauritania, Somalia, Djibouti, dan Komoro.

20 Januari 2019

TERSOHOR