kabar

Netanyahu dikritik sebab makan di restoran tidak halal

Menu kelinci, bekicot, dan udang karang disajikan di Enoteca Pinchiorri haram dimakan menurut ajaran Yahudi.

02 September 2015 15:10

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikritik lantaran makan di restoran tidak halal atau kosher dalam bahasa Ibrahi. Kejadian ini berlangsung dalam lawatannya baru-baru ini ke Italia.

Rumah makan dipersoalkan itu adalah Enoteca Pinchiorri berlokasi di Kota Florence. Rumah makan ini menyajikan menu kelinci, bekicot, dan udang karang. Ketiga jenis makanan itu haram dimakan menurut ajaran Yahudi.

Situs berita ultra-ortodoks Kikar Hashabbat melaporkan para pejabat dari aliansi Yudaisme Torah Bersatu, bagian dari pemerintahan koalisi Netanyahu, bilang tindakan pemimpin dari Partai Likud itu makan di restoran tidak kosher tak dapat diterima.

Seorang pejabat dari kantor perdana menteri menjelaskan Netanyahu datang ke restoran itu atas undangan Perdana Menteri Italia Matteo Renzi. "Tapi dia tidak menyantap makanan diharamkan," katanya. Dia menambahkan Netanyahu selalu menghindari makanan dan minuman non-kosher kala bepergian ke luar negeri.

Ini bukan kali pertama Netanyahu dikecam lantaran restoran dia pilih. Tahun lalu dia dikritik karena makan di restoran tidak kosher di Kota New York, Amerika Serikat, bareng Sheldon Aston, miliarder Amerika berdarah Yahudi. Saat itu Netanyahu memesan daging anak lembu.

Ada sejumlah makanan diharamkan oleh agama Yahudi, termasuk babi dan kerang-kerangan. Seperti syariat Islam, penganut Yahudi juga tidak boleh menenggak minuman beralkohol dan mereka wajib disunat.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (bbc.com)

Knesset sahkan beleid Israel negara bagi bangsa Yahudi

Undang-undang itu juga menyatakan Ibrani bahasa resmi di negara Zionis itu.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Al-Arabiya)

Netanyahu larang poligami berlaku di Israel

Sejak awal tahun lalu, Kejaksaan Agung Israel telah membawa 12 lelaki berpoligami ke pengadilan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman bertemu Netanyahu di Amman

Pertemuan anak Raja Salman bin Abdul Aziz itu dengan Netanyahu berlangsung sehari setelah pertemuan rahasia Raja Abdullah dan Netanyahu pada Senin lalu.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menerima Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Yahya Cholil Staquf di kantornya di Yerusalem, 14 Juni 2018. (Twitter)

Netanyahu bertemu penasihat Jokowi

Kami berharap bisa makin akrab dengan Indonesia," kata Netanyahu.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Raja Salman tidak tepati janji beri santunan bagi korban derek jatuh di Masjid Al-Haram

Lagi-lagi Arab Saudi melanggar janji untuk mengumumkan hasil penyelidikan atas tabrakan arus jamaah haji menewaskan lebih dari 2.400 orang. Raja Salman juga menolak meminta maaf dan mengakui kesalahan.

20 Agustus 2018

TERSOHOR