kabar

Vanunu akhirnya buka suara kepada media Israel

Kepada Albalad.co sebelas tahun lalu, Vanunu menjelaskan Israel telah memproduksi 200 bom nuklir.

03 September 2015 15:11

Pembocor program rahasia nuklir Israel Mordechai Vanunu akhirnya buka mulut kepada media Israel untuk pertama kali. Dalam wawancara dengan stasiun televisi Channel 2 kemarin malam dia bercerita bagaimana dia bertemu agen Mossad bernama Cindy di Ibu Kota London, Inggris.

Vanunu, bekas teknisi di reaktor nuklir Dimona di Gurun Negev, selatan Israel, mendekam 18 tahun dalam penjara setelah membocorkan rahasia nuklir negara Zionis itu lewat surat kabar the Sunday Times. Setelah dibebaskan pada 2004 dia dikenai sejumlah pembatasan, termasuk tidak boleh meninggalkan Yerusalem.

Kepada Albalad.co sebelas tahun lalu, Vanunu menjelaskan negaranya telah memproduksi 200 bom nuklir. Dia menegaskan hal itu mengancam perdamaian dan keamanan di kawasan.

Lelaki Yahudi asal Maroko ini menjelaskan dia bertemu Cindy di jalan bukan di bar. "Saya dan perempuan ini sedang menyeberang jalan dan kami mulai berbicara," kata Vanunu. "Saya tidak jatuh cinta kepada dia, tapi saya berpikir hubungan ini bisa berlanjut."

Vanunu dan Cindy kemudian terbang ke Roma. Orang-orang Mossad memukuli Vanunu dalam sebuah apartemen di ibu kota Italia itu. "Setelah tiga hari dalam kapal membawa saya ke Israel, saya sampai pada kesimpulan dia (Cindy) bagian dari rencana menculik saya," ujar Vanunu.

Vanunu sudah meminta kepada Pengadilan Tinggi Yerusalem agar diizinkan meninggalkan Israel. Dia ingin menemui istrinya, profesor Kristin Joachimsen, tinggal di Ibu Kota Oslo, Norwegia. Keduanya menikah Mei lalu di Gereja Sang Penebus, Yerusalem.

Ibu Kota Manama, Bahrain. (Arabian Business)

Bahrain akan bina hubungan diplomatik dengan Israel

Menteri Luar Negeri Bahrain Syekh Khalid bin Ahmad al-Khalifah bulan lalu menyatakan Israel berhak membela diri kalau diserang.

Mordechai Vanunu dan istrinya Kristin Joachimsen setelah menikah di Gereja Sang Penebus, Yerusalem, 19 Mei 2015. (facebook.com)

Trump teken surat janji untuk tidak paksa Israel ungkap senjata nuklirnya

Perjanjian serupa pernah ditandatangani tiga presiden Amerika sebelumnya, yakni Bill Clinton, George Walker Bush, dan Barack Obama.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman mengadakan pertemuan dengan para tokoh agama di New York, Amerika Serikat, 28 Maret 2018. (Al-Arabiya)

Anak Raja Salman bertemu kepala Dewan Keamanan Nasional Israel

Dalam kunjungannya ke Amerika Serikat, Maret lalu, Pangeran Muhammad bin Salman menggelar pertemuan dengan para pemimpin organisasi pro-Zionis.

Kabah dilihat dari lantai atas Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Dipaksa copot jaket Barcelona depan Kabah

"Haram memakai yang ada tanda salib di depan rumab Allah (Kabah)," kata salah satu lelaki itu dalam bahasa Arab.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Bahrain akan bina hubungan diplomatik dengan Israel

Menteri Luar Negeri Bahrain Syekh Khalid bin Ahmad al-Khalifah bulan lalu menyatakan Israel berhak membela diri kalau diserang.

20 Juni 2018

TERSOHOR