kabar

Rusia bangun pangkalan militer di Suriah

"Kami telah memberikan Suriah bantuan serius dengan peralatan dan pelatihan tentara, dengan persenjataan kami," tutur Putin.

06 September 2015 04:24

Rusia tengah membangun pangkalan militer di basis dukungan Presiden Suriah Basyar al-Assad di Kota Latakia, menurut sejumlah pejabat intelijen Amerika Serikat.

Mereka mengungkapkan Rusia sudah membangun menara kontrol udara dan mengirim bahan baku untuk membangun unit rumah bagi seribu tentara. Negeri Beruang Merah ini juga telah meminta izin terbang ke sejumlah negara tetangga buat pesawat kargo militernya selama bulan ini.

Klaim ini memicu kecemasan Rusia berencana memperluas perannya dalam perang di Suriah. Itu bisa meningkatkan ketegangan antara Moskow dan Washington DC soal masa depan Suriah dan rezim Assad.

Dalam pertemuan di Washington Jumat lalu, Presiden Amerika Barack Hussein Obama dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz kembali mengulangi sikap mereka, yakni salah satu syarat penyelesaian konflik Suriah adalah mengakhiri rezim Assad.

Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry kemarin telah menelepon rekan kerjanya dari Rusia. "Jika laporan-laporan itu akurat, tindakan ini bisa meningkatkan konflik, membuat banyak warga sipil terbunuh, menambah jumlah pengungsi, dan berisiko menghadapi koalisi anti-ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) tengah beroperasi di Rusia," ujar Departemen Luar Negeri Amerika dalam pernyataan tertulis.

Laporan terbaru intelijen Amerika ini muncul setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui negaranya sudah memasok dukungan militer dan logistik ke Suriah. "Kami telah memberikan Suriah bantuan serius dengan peralatan dan pelatihan tentara, dengan persenjataan kami," tuturnya dalam forum ekonomi di Vladivostok Jumat pekan ini, seperti dilansir kantor berita milik pemerintah RIA Novosti.

Hingga saat ini sokongan Rusia atas Assad mencakup dana, intelijen, penasihat, senjata, dan suku cadang. Putin menegaskan terlalu dini untuk terlibat langsung dalam Perang Suriah.

Namun foto-foto beredar pekan lalu menunjukkan sebuah jet tempur Rusia berperasi di wilayah Suriah. Juga ada rekaman video memperlihatkanĀ  pasukan tempur berbahasa Rusia di negara itu.

Militer Israel memberikan pertolongan pertama terhadap satu dari empat anak yatim piatu Suriah menjadi korban luka dalam perang, sebelum dilarikan ke rumah sakit di Israel pada 29 Juni 2018. )the Israel Defense Forces)

Israel selamatkan 800 relawan Helm Putih dari Suriah

Evakuasi itu dilakukan setelah Inggris, Jerman, dan Kanada bersedia memberikan suaka.

Bos Mayapada Group Dato Tahir berbincang dengan satu keluarga pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, pada 27 Oktober 2016. (KBRI Amman buat Albalad.co)

Senjata bikinan Israel ditemukan dalam gudang senjata ISIS

Israel dan ISIS memang memiliki kepentingan sama, yakni menggulingkan rezim Basyar al-Assad disokong oleh Iran.

Militer Israel memberikan pertolongan pertama terhadap satu dari empat anak yatim piatu Suriah menjadi korban luka dalam perang, sebelum dilarikan ke rumah sakit di Israel pada 29 Juni 2018. )the Israel Defense Forces)

Israel rawat empat anak yatim piatu Suriah

Jumlah pengungsi Suriah di perbatasan dengan israel di Dataran Tinggi Golan meningkat menjadi sekitar 270 ribu orang.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir menggendong Hanan, 4 tahun, anak pengungsi Suriah tinggal di sebuah kamp di Lembah Bekaa, Libanon, 11 April 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel kirim 300 tenda dan 30 ton makanan bagi pengungsi Suriah

Selama 2016-2017, Israel sudah menggelontorkan 360 ton makanan untuk pengungsi Suriah.





comments powered by Disqus