kabar

Raja Saudi borong semua kamar Four Seasons

Sampai-sampai tamu sudah memesan kamar di Four Seasons bertepatan dengan kunjungan Raja Salman dipindahkan ke hotel mewah lainnya di Georgetown.

07 September 2015 05:28

Dalam lawatannya ke Amerika Serikat pekan lalu, Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memborong seluruh kamar di Hotel Four Seasons, Georgetown, untuk menginap rombongannya.

Bahkan, menurut seorang sumber di Politico, pihak hotel mesti merias ulang bangunan mereka, menghamparkan karpet merah, dan mengilapkan semua perabotan. "Segalanya dari emas," kata seorang tamu hotel. "Cermin emas, meja emas, lampu emas, dan bahkan rak topi berlapis emas."

Semua 222 kamar hotel dipermak demi memuaskan konvoi istimewa dari negara Kabah itu. Sampai-sampai tamu sudah memesan kamar di Four Seasons bertepatan dengan kunjungan Raja Salman dipindahkan ke hotel mewah lainnya di Georgetown.

Tidak jelas apakah ada hubungannya dengan kedatangan Raja Salman, Four Seasons baru-baru ini melakukan renovasi menghabiskan US$ 13 juta atau kini setara Rp 184 miliar.

Politico melaporkan seorang perwakilan Four Seasons menolak mengomentari kabar ini.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Raja Salman kedatangan sejumlah pangeran senior saat terjadi upaya kudeta

"Ketika kejadian itu, selain ada Raja Salman dan putera mahkota, juga ada beberapa pangeran senior dan pejabat datang bersama para pengawal bersenjata," katanya sumber Albalad.co

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Hindari upaya pembunuhan, anak Raja Salman disarankan kurangi tampil depan publik

Sumber Albalad.co itu menekankan situasi dalam keluarga besar Bani Saud memang tengah genting akibat perebutan kekuasaan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bom waktu di negara Kabah

Raja Salman sudah menanam bom waktu itu sejak April 2015, tiga bulan setelah dirinya naik takhta.

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran Arab Saudi serukan kudeta terhadap Raja Salman

"Kalau Ahmad dan Muqrin bersatu, saya yakin 99 persen anggota keluarga kerajaan, pasukan keamanan, dan tentara akan mendukung mereka," kata Pangeran Khalid, mendapat suaka politik di Jerman sedari 2013.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Bahrain akan bina hubungan diplomatik dengan Israel

Menteri Luar Negeri Bahrain Syekh Khalid bin Ahmad al-Khalifah bulan lalu menyatakan Israel berhak membela diri kalau diserang.

20 Juni 2018

TERSOHOR