kabar

Kembar bule dan tiga raja Saudi

Jackie Voskamp dan Joyce Kriesmer bertemu tiga raja Arab Saudi berbeda selama 86 tahun usia mereka.

08 September 2015 10:50

Perempuan kembar asal Amerika Serikat, Jackie Voskamp dan Joyce Kriesmer, memiliki pengalaman unik sekaligus istimewa. Keduanya bertemu tiga raja Arab Saudi berbeda selama 86 tahun usia mereka.

Dalam lawatan resminya ke Ibu Kota Washington D.C. pekan lalu, Raja Salman bin Abdul Aziz bertemu Jackie dan Joyce, mempunyai kenangan sejarah dengan keluarga kerajaan dari negara Kabah itu.

Kembaran ini pernah bertemu ayahnya Raja Salman sekaligus pendiri Kerajaan Saudi, Raja Abdul Aziz, di Dhahran pada 1947 lalu dengan Raja Abdullah bin Abdul Aziz di 2008.

Mereka bertemu Raja Abdul Aziz di kompleks perumahan pekerja minyak asal Amerika di Dhahran. Waktu itu, Roy dan Pauline, orang tua dari Jackie dan Joyce, tinggal di sana.

Orang tua mereka termasuk rombongan keluarga perintis dari Amerika pergi ke Arab Saudi untuk mengeksplorasi sumber daya alam di negara itu pada 1930-an. Keluarga-keluarga pendahulu ini membantu membangun perusahaan saat ini bernama Saudi Aramco, perusahaan minyak terkaya dan terbesar di dunia.

Jackie dan Joyce kemudian diundang oleh Raja Abdullah ke Dhahran pada 2008.

Dalam pertemuan Sabtu pekan lalu, keduanya menghadiahi Raja Salman foto kenangan pertemuan mereka dengan Raja Abdul Aziz 68 tahun lalu. Gambar itu hasil jepretan David Douglas Duncan, wartawan foto majalah Life.

Menurut Union-Tribune, dua saudara kembar ini tinggal di negeri Dua Kota Suci itu hingga dewasa. Jackie menikah dengan George Larson, pegawai Aramaco, pada 1949 dan menghabiskan 27 tahun menetap di Saudi bersama anak-anak mereka sebelum pindah ke Nigeria dan Beirut (Libanon).

Joyce kawin dengan John Kriesmer pada 1951 dan mempunyai tiga anak. Mereka tinggal di Saudi 35 tahun sebelum balik ke Amerika.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Raja Salman kedatangan sejumlah pangeran senior saat terjadi upaya kudeta

"Ketika kejadian itu, selain ada Raja Salman dan putera mahkota, juga ada beberapa pangeran senior dan pejabat datang bersama para pengawal bersenjata," katanya sumber Albalad.co

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Hindari upaya pembunuhan, anak Raja Salman disarankan kurangi tampil depan publik

Sumber Albalad.co itu menekankan situasi dalam keluarga besar Bani Saud memang tengah genting akibat perebutan kekuasaan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bom waktu di negara Kabah

Raja Salman sudah menanam bom waktu itu sejak April 2015, tiga bulan setelah dirinya naik takhta.

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran Arab Saudi serukan kudeta terhadap Raja Salman

"Kalau Ahmad dan Muqrin bersatu, saya yakin 99 persen anggota keluarga kerajaan, pasukan keamanan, dan tentara akan mendukung mereka," kata Pangeran Khalid, mendapat suaka politik di Jerman sedari 2013.





comments powered by Disqus