kabar

Saudi larang unta jadi hewan kurban karena penyebaran virus MERS

Sebanyak 7.700 dari 233 ribu unta di negeri Dua Kota Suci ini sudah mengidap virus MERS.

10 September 2015 10:17

Kementerian Kesehatan Arab Saudi menegaskan lagi larangan menyembelih unta selama musim haji, termasuk saat perayaan Idul Adha. Larangan ini berlaku tanpa kecuali karena bahaya penyebaran virus MERS (penyakit saluran pernapasan).

Faisal az-Zahrani, juru bicara Kementerian Kesehatan Arab Saudi, bilang larangan ini berlaku di seluruh wilayah negara Kabah itu. Kebijakan ini juga bagi masyarakat Burma tinggal di Kota Makkah, mereka biasa menyembelih unta. "Mereka sekarang harus menyembelih kambing," katanya.

Zahrani menjelaskan Mufti Agung Arab Saudi Syekh Abdul Aziz asy-Syekh sudah mengeluarkan fatwa soal larangan menyembelih unta buat melindungi kesehatan seluruh jamaah haji. Fatwa itu meminta orang memakan daging sapi kambing, atau domba.

Abdurrahman Abdul Karim, pejabat Dewan Rekonsiliasi di Jabal Uhud, Madinah, mengaku belum menerima pemberitahuan resmi mengenai larangan menyembelih unta itu. Namun sejumlah pedagang unta sudah mulai menjual domba dan sapi karena wabah virus MERS.

Unta telah diketahui sebagai penyebar virus mematikan itu. Sejak menyebar di Saudi Juni 2012, 1.225 orang sudah terjangkit MERS. Sebanyak 521 orang telah meninggal, 633 sembuh, dan 71 lainnya masih dirawat, termasuk 16 penderita MERS baru dalam empat hari terakhir.

Kementerian Pertanian Arab Saudi bilang 3,3 persen atau 7.700 dari 233 ribu unta di negeri Dua Kota Suci ini sudah mengidap virus MERS.

Stasiun ruang angkasa internasional. (NASA)

Astronot UEA pertama akan ke ruang angkasa tahun depan

Proyek ini sudah dimulai sejak 12 tahun lalu.

Ibu Kota Manama, Bahrain. (Arabian Business)

Bahrain akan bina hubungan diplomatik dengan Israel

Menteri Luar Negeri Bahrain Syekh Khalid bin Ahmad al-Khalifah bulan lalu menyatakan Israel berhak membela diri kalau diserang.

Mordechai Vanunu dan istrinya Kristin Joachimsen setelah menikah di Gereja Sang Penebus, Yerusalem, 19 Mei 2015. (facebook.com)

Trump teken surat janji untuk tidak paksa Israel ungkap senjata nuklirnya

Perjanjian serupa pernah ditandatangani tiga presiden Amerika sebelumnya, yakni Bill Clinton, George Walker Bush, dan Barack Obama.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman mengadakan pertemuan dengan para tokoh agama di New York, Amerika Serikat, 28 Maret 2018. (Al-Arabiya)

Anak Raja Salman bertemu kepala Dewan Keamanan Nasional Israel

Dalam kunjungannya ke Amerika Serikat, Maret lalu, Pangeran Muhammad bin Salman menggelar pertemuan dengan para pemimpin organisasi pro-Zionis.





comments powered by Disqus