kabar

Saudi tawarkan bangun 200 masjid bagi pengungsi Suriah di Jerman

Sumbangan kaum Arab berkocek tebal untuk kamp-kamp pengungsi di perbatasan Suriah berjumlah Rp 12,9 triliun.

11 September 2015 16:26

Arab Saudi telah menawarkan membangun 200 masjid bagi pengungsi Suriah di Jerman.

Mengutip surat kabar Ad-Diyar terbitan Libanon, Frankfurter Allgemeine Zeitung melaporkan Saudi bakal mendirikan satu masjid buat tiap seratus pengungsi Suriah memasuki Jerman dalam jumlah besar pekan lalu.

Negara-negara Arab supertajir di Teluk Persia dituding tidak membantu ribuan rakyat Suriah lari dari negara mereka dilanda perang sejak empat tahun lalu. Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, Oman, dan Kuwait menutup pintu perbatasan mereka buat para pencari suaka.

Namun koran Al-Hayat Juni lalu melansir setengah juta warga Suriah sudah memiliki rumah di Arab Saudi, sebagai pekerja bukan pengungsi.

Orang-orang Arab superkaya juga memberikan donasi untuk kamp-kamp pengungsi di perbatasan Suriah sejak perang berkecamuk pada 2011. BBC memperkirakan sumbangan kaum berkocek tebal ini US$ 900 juta atau kini setara Rp 12,9 triliun.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir bersama kelima cucu angkatnya di kamp pengungsi Suriah di Azrq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

UNHCR berhasil temukan lima cucu angkat Dato Tahir di Suriah

Mereka sudah kembali ke kampung halaman mereka di Daraa.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir saat berbincang dengan keluarga pengungsi asal Suriah di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Dato Tahir kunjungi kamp pengungsi Suriah lagi

Selain ke Yordania, dia juga akan mengunjungi kamp pengungsi di Libanon.

Bos Mayapada Group Dato Tahir berbincang dengan satu keluarga pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, pada 27 Oktober 2016. (KBRI Amman buat Albalad.co)

Dato Tahir berencana tengok pengungsi di Libanon dan Irak

Dia sudah dua kali mengunjungi kamp pengungsi Suriah di Yordania.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Anak Raja Salman bertemu kepala Dewan Keamanan Nasional Israel

Dalam kunjungannya ke Amerika Serikat, Maret lalu, Pangeran Muhammad bin Salman menggelar pertemuan dengan para pemimpin organisasi pro-Zionis.

19 Juni 2018
Makkah tak lagi sakral
18 Juni 2018

TERSOHOR