kabar

Bintang porno Libanon gegerkan Timur Tengah

Mia Khalifah ditahbiskan sebagai bintang porno nomor satu di situs PornHub.

07 Januari 2015 07:08

Mia Khalifah, bintang film porno kelahiran dan keturunan Libanon, telah menggegerkan negara asalnya dan Timur Tengah. Dia pekan ini menghiasi berita utama di media-media internasional lantaran di Internet mendapat kecaman dan ancaman mati setelah ditabalkan sebagai Ratu PornHub, situs porno paling terkenal di dunia.

Sejak penobatan itu, perempuan 21 tahun ini, pindah ke Amerika Serikat sejak usia remaja, terus membakar kemarahan para pengguna media sosial. Mia memiliki lebih dari seratus ribu pengikut di Instagram dan Twitter. Dia biasa tampil bugil atau setengah telanjang di dunia maya.

"Saya adalah pejuang Palestina dan apa yang kamu lakukan itu memalukan," tulis seorang pengguna media sosial. "Kepalamu akan segera dipenggal, insya Allah," komentar yang lain.

Menurut the Lebanese Examiner, penduduk Libanon benar-benar marah dan merasa terhina atas karier Mia di industri film seks itu. Apalagi dia selalu menonjolkan identitas Libanonnya lewat Instagram dan Twitter.

Namun Mia membalas kecaman dan ancaman-ancaman itu dengan santai. "Tidakkah Timur Tengah memiliki hal-hal lebih penting ketimbang mengkhawatirkan saya? tulisnya dalam akun Twitter. "Bagaimana dengan mencari seorang presiden? Atau menangani ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah)?"

Mia - kini menetap di Kota Miami, Amerika Serikat - memulai debut film pornonya pada Oktober 2014. Hanya dalam tiga bulan dia berhasil meraup ketenaran dan terpilih sebagai aktris porno nomor satu di situs PornHub. Dia berhasil mengalahkan bintang porno veteran, sepertiĀ  Lisa Ann, Madison Ivy, Sasha Gray, dan Jayden James.

Mia adalah penganut Nasrani. Perempuan setinggi 157 sentimeter ini memiliki ukuran payuradara 34DD. Dia nekat menggunakan jilbab dalam salah satu film pengumbar auratnya.

Dia memiliki rajah dalam bahasa Arab: "Kulluna lil watan, lil ula lil 'alam." (syair pembuka lagu kebangsaan Libanon).

Dia juga mempunyai tato Angkatan Bersenjata Libanon di pergelangan tangannya. Ketika ditanya soal itu, Mia menjawab, "Saya dilahirkan dan dibesarkan di sana. Saya berhak memiliki pandangan politik sama seperti orang lain."

Presiden Chad Idris Deby mengadakan pertemuan dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota N'Djamena, 20 Januari 2019. (Twitter/@netanyahu)

Dua pemimpin negara Arab telepon Trump ingin normalisasi hubungan dengan Israel

"Mereka cuma ingin keamanan, perdamaian, dan mereka telah lelah bermusuhan," ujar Trump.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Pertemuan segitiga digelar di Abu Dhabi hari ini buat bahas normalisasi hubungan Sudan-Israel

Sudan meminta tiga syarat: bantuan dana segera senilai lebih dari US$ 3 miliar, komitmen Amerika dan UEA untuk mendukung ekonomi Sudan selama tiga tahun, dan menghapus Sudan dari daftar negara pendukung terorisme.

Sultan Oman Qabus bin Said melakukan pembicaraan bilateral dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota Muskat, Oman, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Netanyahu pernah bertemu Bin Zayid di Abu Dhabi

Netanyahu ditemani bos Mossad pada 2018 terbang diam-diam ke Abu Dhabi.

Israel Katz, Menteri Luar Negeri Israel, bertemu Menteri Luar Negeri Bahrain Khalid bin Ahmad al-Khalifah di Washington DC, 17 Juli 2019. Keduanya membahas mengenai Iran. (Courtesy)

Ikatan rahasia Bahrain-Israel

Raja Bahrain sudah dua kali bertemu perdana menteri Israel.





comments powered by Disqus