kabar

Derek jatuh di Masjid Al-Haram, 52 jamaah haji tewas

Derek jatuh kemarin akibat angin kencang.

12 September 2015 00:18

Akibat angin kencang kemarin, sebuah alat derek raksasa dalam proyek perluasan Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, jatuh menimpa para jamaah haji.

Akibat kejadian itu, menurut otoritas pertahanan sipil Arab Saudi, 52 orang tewas dan 30 lainnya cedera.

Hingga saat ini sudah 800 ribu jamaah haji tiba di Arab Saudi buat melaksanakan hukum Islam kelima. Puncak ibadah haji, yakni pelaksanaan wukuf di Padang Arafah, diperkirakan berlangsung pada 23 September.

Saudi tahun lalu membatasi jumlah jamaah haji dengan alasan keamanan. Sebab proyek perluasan Masjid Al-Haram masih terus berjalan.

Sumur Zamzam, terletak sekitar 20 meter dari Kabah dalam kompleks Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Al-Arabiya/Supplied)

Arab Saudi siapkan 7,4 juta botol air Zamzam bagi jamaah haji

Pabrik air Zamzam itu memiliki sebuah gudang utama di Makkah dapat menampung 1,8 juta botol air Zamzam.

Suasana di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi,  setelah sebuah derek raksasa jatuh pada 11 September 2015. Insiden ini menewaskan 111 jamaah haji dan melukai lebih dari 200 orang lainnya.  (Al-Arabiya)

Arab Saudi akan adili ulang kasus derek jatuh di Masjid Al-Haram

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz juga belum menepati janji untuk membayar santunan satu juta riyal bagi keluarga korban meninggal dan 500 ribu riyal kepada kerabat korban cedera.

Syekh Abdurrahman as-Sudais, Imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Youtube)

Imam Masjid Al-Haram bungkam ditanya soal perang Yaman dan blokade Qatar

Dia pernah bilang Presiden Amerika Donald Trump bersama Saudi memandu dunia ke arah perdamaian dan kesejahteraan.

Kabah dilihat dari lantai atas Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Dipaksa copot jaket Barcelona depan Kabah

"Haram memakai yang ada tanda salib di depan rumab Allah (Kabah)," kata salah satu lelaki itu dalam bahasa Arab.





comments powered by Disqus