kabar

Tragedi Masjid Al-Haram dan Teror 11/9

Kontraktor utama proyek perluasan Masjid Al-Haram adalah perusahaan milik keluarga besar Usamah Bin Ladin.

12 September 2015 02:28

Barangkali sekadar kebetulan. Jatuhnya sebuah derek raksasa di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, kemarin bertepatan dengan ulang tahun ke-14 serangan 11 September 2001 merobohkan menara kembar World Trade Center di Kota New York, Amerika Serikat.

Hingga berita ini dilansir, insiden di Masjid Al-Haram itu menewaskan 87 orang dan melukai 184 lainnya.

Derek jatuh itu milik perusahaan derek asal Jerman, dioperasikan oleh Saudi BinLadin Group, perusahaan kepunyaan keluarga besar mendiang Usamah Bin Ladin.

BinLadin Group merupakan kontraktor utama dalam proyek perluasan Masjid Al-Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Saudi BinLadin Group dibentuk oleh imigran dari Yaman, Muhammad Bin Ladin, ayah dari Usamah Bin Ladin. Perusahaan ini berkembang menjadi konglomerasi konstruksi terbesar di negara Kabah itu.

Usamah Bin Ladin, tewas dalam serangan pasukan elite Amerika Serikat SEAL di Kota Abbottabad, Pakistan, awal Mei 2011, dituding sebagai dalang Teror 11/9 menewaskan sekitar tiga ribu orang.

Ali Ahmad al-Mulla menjadi muazin Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, sejak 1975. (Screengrab)

Berkenalan dengan muazin Masjid Al-Haram

Ali Ahmad al-Mulla menjadi muazin Masjid Al-Haram sejak 1975.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Menteri agama minta jamaah Indonesia patuhi larangan berziarah di Makkah

Larangan berlaku tanpa batas waktu sejak 19 April. Siapa saja melanggar dikenai denda lima ribu riyal.

Kabah di Kota Makkah, Arab Saudi. (Arab News)

Pejabat MUI sebut larangan berziarah di Makkah pelecehan terhadap umat Islam

"Alasan utama pemurnian akidah terkesan sangat subyektif itu secara tidak langsung merendahkan dan mereduksi kualitas peziarah."

Syekh Saud asy-Syuraim, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Middle East Monitor)

Arab Saudi tutup akun Twitter milik imam Masjid Al-Haram

Syekh Saud berkali-kali berkomentar mengenai kebijakan sosial dan politik di Arab Saudi dia anggap berlawanan dengan ajaran Islam.





comments powered by Disqus