kabar

Pasukan Mesir tidak sengaja tembak mati 12 turis Meksiko

Konvoi empat mobil mereka tumpangi dikira teroris.

14 September 2015 08:28

Pasukan keamanan Mesir dilaporkan tidak sengaja menembak mati 12 pelancong Meksiko dan pemandu mereka orang Mesir. Insiden kemarin malam ini juga melukai paling sedikit sepuluh orang lainnya.

Rombongan turis itu - konvoi dengan empat mobil - sedang berada di daerah oasis di barat Mesir saat pasukan gabungan polisi dan tentara sedang mengejar kelompok teroris. Jadi konvoi pelancong asing itu dikira sasaran mereka.

Namun Kementerian Dalam Negeri Mesir membela diri. "Para wisatawan itu tidak semestinya berada di sana dan kehadiran mereka di wilayah itu melanggar hukum," kata Kementerian Dalam Negeri melalui pernyataan tertulis.

Mereka menambahkan semua korban luka telah dilarikan ke rumah sakit dan penyelidikan atas kasus ini sedang berjalan.

Negeri Nil ini memang tengah gencar menumpas milisi Islam radikal beroperasi di Semenanjung Sinai. Serangan mereka kian meningkat setelah rezim militer kembali berkuasa di Mesir dua tahun lalu sehabis menumbangkan Muhammad Mursi, presiden sipil pertama terpilih secara demokratis.

Delegasi muslim asal Indonesia, termasuk dua pejabat MUI - Profesor Istibsyaroh dan Kiai Mayshudi Suhud - saat diterima di kediaman Presiden Israel Reuven Rivlin pada 18 Januari 2017. (Albalad.co/Istimewa)

Netanyahu: Kami ingin bina hubungan diplomatik dengan Indonesia

Sudah tiga kali terjadi pertemuan antara perdana menteri Israel dengan pemimpin Indonesia, yaitu Yitzhak Rabin dan Soeharto (1993), Abdurrahman Wahid dan Ehud Barak (2001), serta Jusuf Kalla dan Netanyahu (2018).

Foto dan nama 15 warga Arab Saudi diduga terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi. (Sabah)

Kronologi terbunuhnya Jamal Khashoggi

Rombongan pembunuh Khashoggi datang langsung dari Riyadh.

Wartawan pengkritik Arab Saudi Jamal Khashoggi. (Twitter)

MUI minta Arab Saudi jujur soal nasib Khashoggi

Saudi harus bisa menjelaskan apakah Khashoggi masih hidup atau sudah meninggal.

Foto dan nama 15 warga Arab Saudi diduga terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi. (Sabah)

Anak Raja Salman perintahkan culik Jamal Khashoggi

Dalam empat bulan belakangan, sejumlah pejabat Arab Saudi dekat dengan Pangeran Muhammad bin Salman menghubungi Khashoggi. Mereka menawarkan perlindungan kalau Khashoggi bersedia balik ke Saudi. Bahkan dia pun ditawari jabatan tinggi dalam pemerintahan Saudi.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Netanyahu: Kami ingin bina hubungan diplomatik dengan Indonesia

Sudah tiga kali terjadi pertemuan antara perdana menteri Israel dengan pemimpin Indonesia, yaitu Yitzhak Rabin dan Soeharto (1993), Abdurrahman Wahid dan Ehud Barak (2001), serta Jusuf Kalla dan Netanyahu (2018).

15 Oktober 2018

TERSOHOR