kabar

Pasukan Mesir tidak sengaja tembak mati 12 turis Meksiko

Konvoi empat mobil mereka tumpangi dikira teroris.

14 September 2015 08:28

Pasukan keamanan Mesir dilaporkan tidak sengaja menembak mati 12 pelancong Meksiko dan pemandu mereka orang Mesir. Insiden kemarin malam ini juga melukai paling sedikit sepuluh orang lainnya.

Rombongan turis itu - konvoi dengan empat mobil - sedang berada di daerah oasis di barat Mesir saat pasukan gabungan polisi dan tentara sedang mengejar kelompok teroris. Jadi konvoi pelancong asing itu dikira sasaran mereka.

Namun Kementerian Dalam Negeri Mesir membela diri. "Para wisatawan itu tidak semestinya berada di sana dan kehadiran mereka di wilayah itu melanggar hukum," kata Kementerian Dalam Negeri melalui pernyataan tertulis.

Mereka menambahkan semua korban luka telah dilarikan ke rumah sakit dan penyelidikan atas kasus ini sedang berjalan.

Negeri Nil ini memang tengah gencar menumpas milisi Islam radikal beroperasi di Semenanjung Sinai. Serangan mereka kian meningkat setelah rezim militer kembali berkuasa di Mesir dua tahun lalu sehabis menumbangkan Muhammad Mursi, presiden sipil pertama terpilih secara demokratis.

Pangeran Fahad bin Sultan bin Abdul Aziz dari Arab Saudi menghadiahkan Kalashnikov dan peluru emas kepada Perdana Menteri Pakistan Imran Khan saat berkunjung ke Islamabad pada 15 Januari 2019. (Twitter)

Pangeran Arab Saudi hadiahkan perdana menteri Pakistan Kalashnikov emas

Imran berhasil mendapatkan bantuan US$ 3 miliar buat cadangan devisa dan pinjaman US$ 3 miliar untuk impor minyak.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman dan CEO SoftBank Group Masayoshi Son usai penandatanganan nota kesepahaman di Kota New York, Amerika Serikat, 27 Maret 2018, buat membangun pembangkit listrik tenaga surya terbesar di dunia. (Al-Arabiya/Supplied)

Lima pangeran Arab Saudi masih dilarang ke luar negeri

Bin Salman masih menyekap ibunya, Fahda al-Hathlin, dalam penjara bawah tanah di istana milik abangnya.

Milisi Asy-Syabab menyerbu Hotel Dusit di Ibu Kota Nairobi, Kenya. (Nairobi News)

Asy-Syabab serbu hotel mewah di Nairobi

Penyerang berjumlah empat orang.

Perempuan Arab Saudi mengendarai sepeda motor. (Arab News/Supplied)

1.600 warga Arab Saudi jalani operasi ganti kelamin

Kebanyakan adalah perempuan ingin menjadi lelaki.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Pangeran Arab Saudi hadiahkan perdana menteri Pakistan Kalashnikov emas

Imran berhasil mendapatkan bantuan US$ 3 miliar buat cadangan devisa dan pinjaman US$ 3 miliar untuk impor minyak.

18 Januari 2019

TERSOHOR