kabar

Tiga kali ke tanah suci berjalan kaki

Qahtani pertama kali melakoni itu dua tahun lalu buat menghajikan ibunya dan tahun ini untuk pendiri Kerajaan Arab Saudi.

17 September 2015 10:33

Seorang lelaki Arab Saudi selama tiga kali berurutan berjalan kaki ke tanah suci Makkah untuk berhaji.

Nasir Jarallah al-Qahtani tahun ini menunaikan rukun Islam kelima itu untuk mendiang Raja Abdul Aziz as-Saud, pendiri Kerajaan Arab Saudi. Dia pertama kali berjalan kaki pada 2013 untuk menghajikan ibunya. Setahun lalu cara serupa dia tempuh untuk almarhum Pangeran Nayif.

Sejumlah media lokal melaporkan dari rumahnya di Khamis Musyayit, Qahtani diantar pakai mobil menuju Ibu Kota Riyadh. Dia kemudian mulai berjalan kaki sejak kompleks pemakaman umum Al-Ud pada 24 Agustus lalu. Dia diperkirakan tiba di Kota Makkah Selasa pekan depan.

Para pelancong mengunggah rekaman video wawancara dan foto Qahtani di media sosial. Dia tampak sedang berjalan sambil membawa bendera Saudi bareng seorang pemuda.

Keputusan Qahtani pergi ke Makkah berjalan kaki dan menolak tumpangan atau bantuan apapun mengejutkan banyak warga negara Kabah itu.

Ali Ahmad al-Mulla menjadi muazin Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, sejak 1975. (Screengrab)

Berkenalan dengan muazin Masjid Al-Haram

Ali Ahmad al-Mulla menjadi muazin Masjid Al-Haram sejak 1975.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Menteri agama minta jamaah Indonesia patuhi larangan berziarah di Makkah

Larangan berlaku tanpa batas waktu sejak 19 April. Siapa saja melanggar dikenai denda lima ribu riyal.

Kabah di Kota Makkah, Arab Saudi. (Arab News)

Pejabat MUI sebut larangan berziarah di Makkah pelecehan terhadap umat Islam

"Alasan utama pemurnian akidah terkesan sangat subyektif itu secara tidak langsung merendahkan dan mereduksi kualitas peziarah."

Syekh Saud asy-Syuraim, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Middle East Monitor)

Arab Saudi tutup akun Twitter milik imam Masjid Al-Haram

Syekh Saud berkali-kali berkomentar mengenai kebijakan sosial dan politik di Arab Saudi dia anggap berlawanan dengan ajaran Islam.





comments powered by Disqus