kabar

Tembok grafiti revolusi dirobohkan

Kawasan dekat Midan Tahrir bakal dijadikan taman.

20 September 2015 10:05

Pemerintah Mesir merobohkan tembok berisi mural revolusi dekat Midan Tahrir di jantung Ibu Kota Kairo, seperti dilansir surat kabar pemerintah Al-Ahram Kamis lalu.

Midan Tahrir terkenal sebagai pusat unjuk rasa besar-besaran berhasil melengserkan Presiden Husni Mubarak pada 2011 dan Presiden Muhammad Mursi dua tahun kemudian.

Tembok grafiti itu bersebelahan dengan kompleks the American University of Cairo (AUC). Kantor media kampus AUC mengungkapkan kebijakan Kairo itu merupakan bagian dari rencana merenovasi Midan Tahrir. "Kawasan ini bakal dijadikan taman untuk menambah ruang terbuka hijau di sekitar Midan Tahrir."

AUC bilang mereka telah mendokumentasikan seluruh mural di tembok itu dan nantinya akan dipamerkan.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi akan eksekusi mati tiga ulama sehabis Ramadan

"Arab Saudi tidak akan menunggu sampai vonis mati dikeluarkan untuk mengeksekusi mereka," kata seorang sumber.

Empat perempuan pamer bra untuk membubarkan ratusan demonstran Yahudi ultra-Ortodoks di Yerusalem, 18 Mei 2019. (Screenshot)

Demonstran Yahudi ultra-Ortodoks bubar karena dihadang perempuan pamer bra

Kaum Yahudi ultra-Ortodoks kerap memprotes pemasangan poster perempuan di tempat umum atau media dengan alasan haram.

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Jamaah Qatar bisa pesan paket umrah setiba di Jeddah

Hubungan Saudi-Qatar memburuk sejak awal Juni 2017.





comments powered by Disqus