kabar

Tembok grafiti revolusi dirobohkan

Kawasan dekat Midan Tahrir bakal dijadikan taman.

20 September 2015 10:05

Pemerintah Mesir merobohkan tembok berisi mural revolusi dekat Midan Tahrir di jantung Ibu Kota Kairo, seperti dilansir surat kabar pemerintah Al-Ahram Kamis lalu.

Midan Tahrir terkenal sebagai pusat unjuk rasa besar-besaran berhasil melengserkan Presiden Husni Mubarak pada 2011 dan Presiden Muhammad Mursi dua tahun kemudian.

Tembok grafiti itu bersebelahan dengan kompleks the American University of Cairo (AUC). Kantor media kampus AUC mengungkapkan kebijakan Kairo itu merupakan bagian dari rencana merenovasi Midan Tahrir. "Kawasan ini bakal dijadikan taman untuk menambah ruang terbuka hijau di sekitar Midan Tahrir."

AUC bilang mereka telah mendokumentasikan seluruh mural di tembok itu dan nantinya akan dipamerkan.

Situasi di sekitar lokasi tawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Makkah, Arab Saudi, 16 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Qatar tuduh Arab Saudi halangi warganya berhaji

"Tahun ini tidak ada seorang pun warga Qatar benar-benar berupaya untuk berhaji karena mereka sadar tidak mungkin ke sana (Makkah) dalam situasi seperti sekarang," kata manajer sebuah agen perjalanan haji di Ibu Kota Doha, Qatar.

Seorang lelaki Turki tengah menghancurkan sejumlah telepon seluler menggunakan palu. (Youtube)

Patuhi seruan Erdogan, warga Turki hancurkan iPhone

Dalam video lainnya, seorang bocah lelaki membuang seplastik Coca Cola ke dalam jamban.

Pastor Andrew Brunson. (Yeni Safak)

Pengadilan Turki tolak bebaskan Pastor Andrew Brunson

Pastor Brunson menjadi pangkal memburuknya hubungan Turki-Amerika, setelah Ankara menolak permintaan Washington DC agar dia dibebaskan.

Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

Arab Saudi adili ulama tersohor secara rahasia

Arab Saudi menahan Syekh Salman dan Syekh Awad al-Qarni sejak September tahun lalu.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Qatar tuduh Arab Saudi halangi warganya berhaji

"Tahun ini tidak ada seorang pun warga Qatar benar-benar berupaya untuk berhaji karena mereka sadar tidak mungkin ke sana (Makkah) dalam situasi seperti sekarang," kata manajer sebuah agen perjalanan haji di Ibu Kota Doha, Qatar.

18 Agustus 2018

TERSOHOR