kabar

UEA berkabung tiga hari setelah kematian putra emir Dubai

Syekh Rasyid bin Muhammad bin Rasyid al-Maktum meninggal kemarin pagi akibat serangan jantung.

20 September 2015 11:09

Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) menetapkan hari berkabung nasional tiga hari setelah Syekh Rasyid bin Muhammad al-Maktum, putra sulung dari Wakil Presiden sekaligus Perdana Menteri UEA dan Emir Dubai Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum meninggal. Pengibaran bendera setengah tiang diwajibkan di seantero negara itu.

Syekh Rasyid, lulusan akademi militer Sandhurst di Inggris, meninggal kemarin pagi akibat serangan jantung. Kantor Media Dubai mengumumkan kematian lelaki 34 tahun itu lewat Twitter. "Jenazah Syekh Rasyid bin Muhammad bin Rasyid al-Maktum dimakamkan (Sabtu malam) di pekuburan Umm Hurair)."

Sebelum dikuburkan, mayat Syekh Rasyid disalatkan sehabis salat magrib di Masjid Zabil di Kota Dubai.

Putera Mahkota Dubai Syekh Hamdan bin Muhammad bin Rasyid al-Maktum amat berduka atas kematian kakak kandungnya itu. "Hari ini (kemarin) saya kehilangan seorang sahabat dan teman masa kecil...abang saya tersayang Rasyid. Kau akan selalu dirindukan," tulisnya di Twitter.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan. (Saudi Gazette)

Saudi larang pemegang paspor Israel berkunjung

Dia menambahkan Saudi dapat mengubah kebijakannya kalau perdamaian antara Palestina dan Israel sudah tercapai.

Polisi Israel menembakkan gas air mata ke arah warga Palestina di dalam Masjid Al-Aqsa, dalam bentrokan terjadi pada 26 Juni 2016. (Press TV)

Pemimpin ISIS serukan kepada pengikutnya serang Israel

"Fokus baru kita adalah memerangi Yahudi dan mengambil kembali apa yang telah mereka curi dari kaum muslim," ujar Abu Hamzah.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bin Salman pakai virus bikinan Israel buat curi data dari telepon Jeff Bezos

Dua pelapor khusus PBB bilang anak dari Raja Salman itu memakai virus Pegasus bikinan NSO Group.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Israel izinkan warganya kunjungi Arab Saudi

Seorang wartawan dari stasiun televisi Israel, i24 News, bulan ini membuat laporan langsung dari Kota Jeddah.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Saudi larang pemegang paspor Israel berkunjung

Dia menambahkan Saudi dapat mengubah kebijakannya kalau perdamaian antara Palestina dan Israel sudah tercapai.

28 Januari 2020

TERSOHOR