kabar

Perempuan Saudi gugat cerai karena suaminya bertubuh pendek

Dia malu menjadi ejekan saat berjalan berdua di muka umum.

02 Oktober 2015 19:42

Seorang perempuan Arab Saudi tidak disebutkan namanya menggugat cerai suaminya lantaran bertubuh pendek. Pasangan ini baru menikah tujuh bulan.

Perempuan 20-an tahun ini mengajukan gugatan itu ke pengadilan agama di Kota Qatif, Provinsi Timur. Dia beralasan tidak tahan lagi menerima ejekan dan hinaan kalau sedang berjalan berdua di muka umum. Sebab badannya jauh lebih jangkung ketimbang suaminya, seperti dilansir surat kabar Okaz.

Kepala Pengadilan Agama Qatif Syekh Muhammad al-Jirani mengakui ini salah satu kasus perceraian paling aneh pernah mereka terima.

Para pengguna media sosial terbelah menanggapi kasus unik itu. Sebagian mengecam karena dianggap tidak menghargai perasaan suaminya. Mereka juga menyalahkan kenapa menerima saat dilamar.

Sebagian lagi mendukung keputusan perempuan itu dengan alasan dia tidak mungkin menahan malu dan sakit seumur hidup bila terus mempertahankan pernikahan itu.

Mei lalu seorang lelaki Saudi menceraikan istrinya setelah menerima rekaman video istrinya menyetir mobil. Dia bilang kepada hakim, sang istri bukan saja melanggar hukum tapi sudah menabrak tradisi dan norma sosial

Saudi satu-satunya negara di dunia mengharamkan perempuan mengendarai mobil.

Ulama Arab Saudi Syekh Ahmad al-Ghamdi. (Al-Arabiya/Supplied)

Ulama Arab Saudi sebut berabaya tidak diwajibkan dalam ajaran Islam

Sejumlah hadis menyebutkan istri-istri Nabi Muhammad mengenakan pakaian beragam warna, seperti kuning dan merah.

Sekelompok perempuan Arab Saudi berjoging di Kota Jeddah pada 9 Maret 2018. (Al-Arabiya/Supplied)

Tabrak tabu, sekelompok perempuan Saudi joging di Jeddah

Setelah diizinkan ke stadion buat menonton sepak bola, bekerja, ikut klub kebugaran, dan pelajar putri boleh mengikuti pelajaran olahraga, kaum hawa di Saudi mulai Juni tahun ini akan diperkenankan mengemudi mobil dan mengendarai sepeda motor.

Perempuan Arab Saudi di stadion. (Saudi Gazette)

Ulama senior Saudi sebut perempuan tidak wajib berabaya

Selama ini kaum hawa di negeri Dua Kota Suci tersebut wajib berabaya dan berjilbab serba hitam di tempat umum.

Perempuan Arab Saudi di stadion saat perayaan hari berdirinya negara itu pada September 2017. (Arab News)

Perempuan Arab Saudi diizinkan menonton di stadion mulai Jumat pekan ini

Raja Salman bin Abdul Aziz juga sudah memutuskan perempuan Saudi boleh menyetir mobil dan mengendarai sepeda motor mulai Juni tahun ini.





comments powered by Disqus