kabar

Zona Hijau Baghdad dibuka lagi buat umum

Sudah menjadi pusat pemerintahan Irak sejak zaman Saddam Husain.

06 Oktober 2015 05:28

Perdana Menteri Irak Haidar Abadi Ahad lalu mengumumkan Zona Hijau (Green Zone) di jantung Ibu Kota Baghdad kembali dibuka buat masyarakat umum setelah 12 tahun. Meski begitu masih diberlakukan banyak pembatasan.

Pengamanan di kawasan seluas sepuluh kilometer persegi itu amat ketat. Sebab di sana terdapat kantor-kantor penting dan kedutaan besar asing.

Abadi menytakan Zona Hijau terbuka bagi pejalan kaki atau pengemudi kendaraan bermotor. "Pembukaan Zona Hijau adalah salah satu kebijakan kami janjikan kepada rakyat dan kami membuka itu sekarang," kata Abadi dalam pernyataan tertulis.

Zona Internasional Baghdad telah menjadi pusat pemerintahan sejak zaman Saddam Husain. Kawasan ini dikenal dengan sebutan Zona Hijau setelah pasukan Amerika Serikat menginvasi Irak pada 2003.

Areal terletak di sebuah tikungan Sungai Tigris itu kemudian ditutup buat publik dan menjadi markas rezim baru di Irak. Di sini terdapat kantor presiden, perdana menteri, gedung parlemen, mahkamah agung, dan Kedutaan Besar Amerika Serikat yang terbesar sejagat.

Banyak rakyat Irak mengeluhkan para pemimpin dan pejabat penting mereka hidup aman dalam sebuah kawasan dijaga superketat, sedangkan warga biasa tinggal di luar Zona Hijau dihantui ketakutan oleh serangan bom.

Namun Zona Hijau juga menjadi sasaran serangan milisi anti-Amerika selama 2006-2008.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Ketambahan 2.235 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi jadi 74.795 orang

Penderita Covid-19 di Makkah meningkat menjadi 14.548 orang, termasuk 184 meninggal.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat memimpin rapat kabinet keamanan di markas militer di Ibu Kota Tel Aviv pada 10 September 2019, sehari setelah serangan roket dari Gaza terjadi saat dia sedang berkampanye di Kota Ashdod. (Ariel Hermoni/Defense Ministry)

Netanyahu jalani sidang perdana sebagai terdakwa dalam kasus korupsi

Netanyahu adalah perdana menteri pertama Israel menjadi terdakwa ketika sedang menjabat.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Netanyahu telepon pemimpin Sudan dan Chad ucapkan selamat Idul Fitri

Netanyahu bertemu Abdil Fattah al-Burhan Februari tahun ini dan tahun lalu mengunjungi Chad.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketambahan 2.399 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 72.560 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah bertambah menjadi 14.132 orang, termasuk 174 meninggal.





comments powered by Disqus