kabar

Uskup Aleppo sebut serangan Rusia sebagai penolong buat kaum Nasrani

"Putin sedang menyelesaikan masalah," kata Jeanbart.

09 Oktober 2015 08:20

Jean-Clement Jeanbart, Uskup Gereja Katolik Yunani Melkite di Provinsi Aleppo, utara Suriah, mendukung serangan udara Rusia terhadap milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah).

Dia bilang sokongan Rusia terhadap Presiden Basyar al-Assad merupakan sumber harapan bagi kaum Nasrani di negara Syam itu. "Presiden Rusia Vladimir Putin menolong orang Kristen," kata Jeanbart dalam wawancara khusus dengan stasiun televisi asal Swiss Television Suisse Romande. "Putin sedang menyelesaikan masalah."

Sejak kelompok bersenjata sadis dipimpin Abu Bakar al-Baghdadi itu menguasai setengah wilayah Suriah, kaum minoritas Kristen, Yazidi, dan sekte agama lainnya menjadi korban kebrutalan. Sebab ISIS berambisi mendirikan kekhalifahan Islam versi mereka.

Orang-orang non-muslim mesti membayar pajak dalam jumlah besar jika ingin tetap tinggal di wilayah kekuasaan ISIS. Bahkan banyak pula yang diusir atau terpaksa lari karena ketakutan. Mereka bahkan mengambil alih harta kelompok non-muslim dengan alasan rampasan perang dan menjadikan kaum hawanya sebagai budak seks.

Rusia mulai melancarkan gempuran udara terhadap ISIS pada 30 September lalu. Moskow terang-terangan menyatakan ingin membantu sekutunya Presiden Assad menumpas para pemberontak, termasuk ISIS. Kremlin sudah mendirikan pangkalan udara di Latakia dan pangkalan laut di Tartus.

Kurang dari setahun setelah pecah pemberontakan, Jeanbart pada 2012 sempat menyerukan kepada rakyat Suriah untuk memberi kesempatan kepada Assad untuk melakukan perubahan.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir bercengkerama dengan keluarga Abu Muhammad, pengungsi asal Suriah tinggal di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel danai dan persenjatai 12 kelompok pemberontak di Suriah

Tiap pemberontak mendapat bayaran US$ 75 saban bulan. Juga ada dana tambahan untuk 12 kelompok pemberontak buat membeli senjata di pasar gelap Suriah.

Militer Israel memberikan pertolongan pertama terhadap satu dari empat anak yatim piatu Suriah menjadi korban luka dalam perang, sebelum dilarikan ke rumah sakit di Israel pada 29 Juni 2018. )the Israel Defense Forces)

Israel selamatkan 800 relawan Helm Putih dari Suriah

Evakuasi itu dilakukan setelah Inggris, Jerman, dan Kanada bersedia memberikan suaka.

Bos Mayapada Group Dato Tahir berbincang dengan satu keluarga pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, pada 27 Oktober 2016. (KBRI Amman buat Albalad.co)

Senjata bikinan Israel ditemukan dalam gudang senjata ISIS

Israel dan ISIS memang memiliki kepentingan sama, yakni menggulingkan rezim Basyar al-Assad disokong oleh Iran.

Militer Israel memberikan pertolongan pertama terhadap satu dari empat anak yatim piatu Suriah menjadi korban luka dalam perang, sebelum dilarikan ke rumah sakit di Israel pada 29 Juni 2018. )the Israel Defense Forces)

Israel rawat empat anak yatim piatu Suriah

Jumlah pengungsi Suriah di perbatasan dengan israel di Dataran Tinggi Golan meningkat menjadi sekitar 270 ribu orang.





comments powered by Disqus