kabar

Para pemain dalam Perang Suriah

Persoalan kian rumit karena sejumlah kekuatan asing bermain dalam palagan itu.

11 Oktober 2015 00:12

Serangan udara dilancarkan Rusia terhadap milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) sejak 30 September lalu kian memperumit penyelesaian konflik bersenjata di Suriah.

Perang telah memasuki tahun kelima di negara Syam itu telah menewaskan ratusan ribu orang dan memaksa jutaan lainnya menjadi pengungsi. Bahkan sampai memicu terjadinya krisis pengungsi terbesar di Eropa sejak Perang Dunia Kedua.

Persoalan kian rumit karena sejumlah kekuatan asing bermain dalam palagan itu. Berikut peta para pemain dalam Perang Suriah.

Rusia

Mendukung rezim Suriah secara militer Menolak ISIS dan melancarkan serangan terhadap mereka Menolak kelompok islamis dan melancarkan serangan terhadap mereka Menolak kelompok moderat dan melancarkan serangan terhadap mereka

Amerika Serikat

Menolak rezim Suriah Menolak ISIS dan melancarkan serangan terhadap mereka Menolak kelompok islamis dan melancarkan serangan terhadap mereka Mendukung kelompok moderat secara diplomasi atau logistik

Inggris

Menolak rezim Suriah Menolak ISIS Menolak kelompok islamis Mendukung kelompok moderat secara diplomasi atau logistik

Turki

Menolak rezim Suriah Menolak ISIS dan melancarkan serangan terhadap mereka Mendukung kelompok islamis secara diplomasi atau logistik Mendukung kelompok moderat secara diplomasi atau logistik

Iran

Mendukung rezim Suriah secara militer Menolak ISIS Menolak kelompok islamis Menolak kelompok moderat

Arab Saudi

Menolak rezim Suriah Menolak ISIS dan melancarkan serangan terhadap mereka Mendukung kelompok islamis secara diplomasi atau logistik Mendukung kelompok moderat secara diplomasi atau logistik

Qatar

Menolak rezim Suriah Menolak ISIS dan melancarkan serangan terhadap mereka Mendukung kelompok islamis secara diplomasi atau logistik Mendukung kelompok moderat secara diplomasi atau logistik

Yordania

Menolak rezim Suriah Menolak ISIS dan melancarkan serangan terhadap mereka Mendukung kelompok islamis secara diplomasi atau logistik Mendukung kelompok moderat secara diplomasi atau logistik

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir bercengkerama dengan keluarga Abu Muhammad, pengungsi asal Suriah tinggal di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel akui pasok senjata ke para pemberontak Suriah

Namun sokongan dari Israel ini masih lebih kecil ketimbang bantuan dari Qatar, Arab Saudi, Turki, dan Amerika Serikat.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir bercengkerama dengan keluarga Abu Muhammad, pengungsi asal Suriah tinggal di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel danai dan persenjatai 12 kelompok pemberontak di Suriah

Tiap pemberontak mendapat bayaran US$ 75 saban bulan. Juga ada dana tambahan untuk 12 kelompok pemberontak buat membeli senjata di pasar gelap Suriah.

Militer Israel memberikan pertolongan pertama terhadap satu dari empat anak yatim piatu Suriah menjadi korban luka dalam perang, sebelum dilarikan ke rumah sakit di Israel pada 29 Juni 2018. )the Israel Defense Forces)

Israel selamatkan 800 relawan Helm Putih dari Suriah

Evakuasi itu dilakukan setelah Inggris, Jerman, dan Kanada bersedia memberikan suaka.

Bos Mayapada Group Dato Tahir berbincang dengan satu keluarga pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, pada 27 Oktober 2016. (KBRI Amman buat Albalad.co)

Senjata bikinan Israel ditemukan dalam gudang senjata ISIS

Israel dan ISIS memang memiliki kepentingan sama, yakni menggulingkan rezim Basyar al-Assad disokong oleh Iran.





comments powered by Disqus