kabar

Menteri Tunisia klaim jilbab kurangi daya pendengaran hingga 30 persen

Seorang pramugari TunisAir dipecat karena berjilbab.

15 Oktober 2015 01:09

Menteri Transportasi Tunisia Muhammad bin Ramadan dikecam dan dikritik parpengguna media sosial lantaran komentar kontroversialnya. Dia mengklaim jilbab bisa menurunkan kemampuan pendengaran hingga 30 persen.

Pernyataannya itu mengacu pada kasus pemecatan Nabiha al-Jaluli, pramugari maskapai TunisAir, karena berjilbab. Ramadan mendukung keputusan itu. "Jilbab mengurangi kemampuan pendengaran sampai 30 persen sehingga membahayakan nyawa penumpang," katanya. "Peran awak kabin melindungi para penumpang."

Ramadan juga menyerukan kepada semua staf maskapai penerbangan untuk mematuhi seragam resmi telah ditetapkan oleh perusahaan.

Pengadilan perdata sudah memutuskan Nabiha boleh bekerja kembali. Namun manajemen TunisAir belum melaksanakan keputusan pengadilan itu dengan alasan Nabiha telah melanggar aturan perusahaan.

Kepada Al-Arabiya, dokter kesehatan masyarakat Muhammad Najib Maina menilai komentar Ramadan itu menggelikan. Dia menegaskan berjilbab atau berkerudung sama sekali tidak mengganggu daya pendengaran. "Ramadan pantas menerima Nobel Kedokteran atas penemuan medis dan ilmiah spektakuler itu," sindir Maina.

Warga Libanon berunjuk rasa pada 14 Mei 2021 di wilayah Metula, perbatasan Libanon-Israel, menentang Perang Gaza. (Telegram)

Satu pemuda Libanon luka ditembak tentara Israel akhirnya wafat

Muhammad Qasim Tahhan disebut sebagai tentara cadangan Hizbullah.

Demonstran pada 10 Mei 2021 membakar pagar tembok Konsulat jenderal Iran di Kota Karbala, Irak. Mereka memprotes pembunuhan Ihab al-Wazni, aktivis antipemerintah terjadi di Karbala kemarin. (Screenshot)

Protes pembunuhan aktivis antipemerintah, demonstran bakar pagar Konsulat Iran di Karbala

Masyarakat Syiah di Irak memang terbelah dua, ada yang berkiblat ke Iran dan ada pula yang setia kepada pemimpin Syiah Irak Ayatullah Ali Sistani.

Jamaah umrah sedang bertanya kepada petugas keamanan. (Saudi Gazette)

Saudi umumkan haji akan digelar tapi belum jelas haji domestik atau internasional

Setelah pandemi Covid-19 meletup Maret tahun lalu, Saudi cuma membolehkan penduduk Saudi buat berhaji. Itu pun jumlahnya terbatas, seribu orang saja.

Alireza Fazeli Munfarid, pemuda Iran berumur 20 tahun, dibunuh keluarga setelah ketahuan dia menjadi gay. (Twitter)

Pemuda gay di Iran dibunuh keluarganya

Pasangan gay ketahuan bercinta diancam hukuman mati. Sedangkan mereka ketangkap berciuman, berpegangan tangan, dan saling perhatian akan dikenai hukuman cambuk di muka umum.





comments powered by Disqus