kabar

Pemimpin Jabhat Nusrah tewas di Suriah

Dia diyakini meninggal di Kota Aleppo, utara Suriah.

25 Oktober 2015 05:06

Pukulan telak menghantam Jabhat an-Nusrah (sayap Al-Qaidah di Suriah) setelah pemimpin mereka terbunuh kemarin pagi.

Jabhat Nusrah, milisi terkuat selain ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) dalam Perang Suriah, membenarkan pemimpin mereka Syekh Abu Sulaiman al-Masri telah tewas, seperti dilansir media-media setempat. Dia diyakini meninggal di Kota Aleppo, utara Suriah.

Foto-foto mayatnya sudah tersebar luas di Internet, namun Jabhat Nusrah belum mengabarkan penyebab kematian Syekh Abu Sulaiman.

Jabhat Nusrah mengumumkan kemunculan mereka pertama kali empat tahun lalu, setelah pemberontakan terhadap rezim Presiden Suriah Basyar al-Assad meletup Maret 2011.

Meski sama-sama menghendaki Assad jatuh, Jabhat Nusrah dan ISIS berseberangan. Kedua faksi terkuat ini kerap saling bertempur.

Suasana dalam kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem di hari pertama Ramadan, 17 Mei 2018. (Albalad.co)

Rabat batalkan rencana kota kembar dengan Guatemala karena pindahkan kedutaan ke Yerusalem

Guatemala baru membuka kedutaan besarnya di Ibu Kota Rabat, Maroko, November tahun lalu.

Dea, 2 tahun, menghadiri Aksi Islam Bela Al-Aqsa bareng ibunya di lapangan Monumen Nasional, Jakarta, 11 Mei 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel danai pemindahan Kedutaan Guatemala ke Yerusalem

Paraguay menyusul jejak Amerika dan Guatemala pekan depan.

Ulama Syiah berpengaruh asal Irak Muqtada Sadr bertemu Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman di Kota Jeddah, Arab Saudi, 30 Juli 2017. (Supplied)

Muqtada Sadr menangi pemilihan umum Irak

Dia merupakan putra dari ulama berpengaruh Muhammad Sadiq as-Sadr, dibunuh lantaran menentang rezim Saddam Husain.

Gerbang Kota Mosul, utara Irak. (Rudaw)

Lajang di Mosul susah kawin

Masyarakat Mosul umumnya konservatif. Bahkan sebelum ISIS bercokol di sana, jarang ada perempuan masih hidup sendirian ketika usia sudah menginjak kepala dua.





comments powered by Disqus