kabar

Jihadis kerdil

Abu Ahmad al-Chihuahua, bertinggi badan 91 sentimeter, bergabung dengan milisi Jabhat Nusrah.

25 Oktober 2015 06:04

Tingginya cuma dua kali lebih sedikit ketimbang senapan serbu Kalashnikov dia sandang. Namun keterbatasan itu tidak mengurangi keberanian sang jihadis kerdil ini ikut berperang di Suriah.

Sulit mencari tahu identitas lelaki bertinggi badan 91 sentimeter itu. Laith Abu Fadil, pemimpin redaksi situs berita Al-Masdar pertama kali mengunggah foto jihadis mini ini di Twitter, memberi nama samaran Abu Ahmad al-Chihuahua kepada sang jihadis kerdil itu.

Dia mengaku mendapat foto sang jihadis ini dari temannya. "Saya sudah berusaha mencari informasi soal dia, tapi informasinya terbatas," kata Abu Fadil kepada Mail Online. "Yang kami tahu cuma dia itu anggota Jabhat an-Nusrah."

Jabhat Nusrah adalah milisi terlibat dalam Perang Suriah. Selain memerangi pasukan rezim Basyar al-Assad, sayap Al-Qaidah ini juga bertempur menghadapi kelompok ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah).

Ali Ahmad al-Mulla menjadi muazin Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, sejak 1975. (Screengrab)

Berkenalan dengan muazin Masjid Al-Haram

Ali Ahmad al-Mulla menjadi muazin Masjid Al-Haram sejak 1975.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat memimpin rapat Dewan Urusan Pembangunan dan Ekonomi di Istana As-Salam di Kota Jeddah, Arab Saudi, 22 Mei 2018. (SPA)

Anak Raja Salman masih hidup

Pangeran Muhammad bin Salman memimpin rapat Dewan Urusan Pembangunan dan Ekonomi Selasa lalu.

Demonstrasi menolak rencana pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem berlangsung di Jakarta, 11 Mei 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Indonesia batalkan kebijakan visa bagi warga Israel

Israel memang tidak memiliki hubungan resmi dengan Indonesia, namun kedua negara menjalin hubungan ekonomi. Alhasil, warga Israel bisa berkunjung ke Indonesia menggunakan visa pelancong dan bisnis.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bom waktu di negara Kabah

Raja Salman sudah menanam bom waktu itu sejak April 2015, tiga bulan setelah dirinya naik takhta.





comments powered by Disqus