kabar

Mengobrol dalam kelas, pelajar sekolah dasar di Mesir dicambuk 40 kali

Bibawi dicambuk 40 kali menggunakan kabel listrik. Sehabis jam sekolah, dia ditinggal begitu saja.

28 Oktober 2015 04:38

Seorang guru kelas empat sekolah dasar di Heliopolis, Ibu Kota Kairo, Mesir, menghukum muridnya karena mengobrol saat dia sedang mengajar. Namun hukuman dijatuhkan buat Bibawi itu terbilang kejam. Guru itu mencambuki dia 40 kali menggunakan kabel listrik, seperti dilansir surat kabar Yaum 7.

Ceritanya bermula saat Bibawi meminta teman sekelasnya bergeser agar dia tidak terhalang melihat ke arah papan tulis. Seusai pelajaran, guru lelaki tidak disebutkan identitasnya ini menutup pintu kelas dan mulai mencemeti Bibawi.

Faraj Farajallah, ayah dari Bibawi, saat itu tengah bekerja menerima telepon dari seseorang. Dia diminta segera ke sekolah untuk melihat kondisi putranya.

Setiba di sana sekolah sudah bubar. Semua guru dan kepala sekolah sudah tidak ada. Dia cuma menemui penjaga sekolah. "Bagaimana mereka bisa meninggalkan seorang anak kecil telah dipukuli dengan mata dan badan berlumur darah," katanya kepada stasiun televisi berita Al-Arabiya. "kedua tangannya juga tergores."

Farajallah mendapat cerita dari teman-teman Bibawi, anaknya itu dicambuk 40 kali karena berbicara saat guru tengah mengajar dalam kelas.

Kementerian Pendidikan sudah memanggil guru bersangkutan. Mereka membenarkan guru itu telah mencambuk Bibawi karena berbicara dengan rekannya, tapi tidak disebutkan alat yang dipakai.

Warga Libanon berunjuk rasa pada 14 Mei 2021 di wilayah Metula, perbatasan Libanon-Israel, menentang Perang Gaza. (Telegram)

Satu pemuda Libanon luka ditembak tentara Israel akhirnya wafat

Muhammad Qasim Tahhan disebut sebagai tentara cadangan Hizbullah.

Demonstran pada 10 Mei 2021 membakar pagar tembok Konsulat jenderal Iran di Kota Karbala, Irak. Mereka memprotes pembunuhan Ihab al-Wazni, aktivis antipemerintah terjadi di Karbala kemarin. (Screenshot)

Protes pembunuhan aktivis antipemerintah, demonstran bakar pagar Konsulat Iran di Karbala

Masyarakat Syiah di Irak memang terbelah dua, ada yang berkiblat ke Iran dan ada pula yang setia kepada pemimpin Syiah Irak Ayatullah Ali Sistani.

Jamaah umrah sedang bertanya kepada petugas keamanan. (Saudi Gazette)

Saudi umumkan haji akan digelar tapi belum jelas haji domestik atau internasional

Setelah pandemi Covid-19 meletup Maret tahun lalu, Saudi cuma membolehkan penduduk Saudi buat berhaji. Itu pun jumlahnya terbatas, seribu orang saja.

Alireza Fazeli Munfarid, pemuda Iran berumur 20 tahun, dibunuh keluarga setelah ketahuan dia menjadi gay. (Twitter)

Pemuda gay di Iran dibunuh keluarganya

Pasangan gay ketahuan bercinta diancam hukuman mati. Sedangkan mereka ketangkap berciuman, berpegangan tangan, dan saling perhatian akan dikenai hukuman cambuk di muka umum.





comments powered by Disqus