kabar

Satu orang Arab Saudi membuang 250 kilogram makanan setahun

Saban tahun sepertiga dari total makanan dimasak di Arab Saudi dibuang begiu saja.

30 Oktober 2015 02:16

Rakyat Arab Saudi rupanya terbilang boros. Mereka kerap membuang makanan.

Direktur Eksekutif lembaga amal Bank Makanan Etaam Abdullah ath-Thanayan mengungkapkan sepertiga dari total seluruh makanan dimasak terbuang percuma.

Kementerian Pertanian Arab Saudi juga menyatakan sekitar 34 persen makanan di perkotaan mubazir dan dibuang begitu saja. Mereka menambahkan saban tahun tiap orang Saudi membuang 250 kilogram makanan.

Thanayan menekankan peran penting telah dijalankan Etaam untuk mengurangi jumlah makanan mubazir. Mereka mengumpulkan makanan berlebih untuk dibagikan kepada kaum papa. "Kami tidak menerima makanan sisa untuk menghindari penyebaran penyakit," katanya. "Kami juga tidak menerima makanan tidak bisa disimpan."

Etaam mulai melaksanakan misi sosialnya di wilayah selatan Arab Saudi dan kini mengembangkan programnya di seantero negara Kabah itu. Tahun lalu Etaam berhasil mengumpulkan 699.168 kilogram makanan sehingga tidak terbuang.

Warga Libanon berunjuk rasa pada 14 Mei 2021 di wilayah Metula, perbatasan Libanon-Israel, menentang Perang Gaza. (Telegram)

Satu pemuda Libanon luka ditembak tentara Israel akhirnya wafat

Muhammad Qasim Tahhan disebut sebagai tentara cadangan Hizbullah.

Demonstran pada 10 Mei 2021 membakar pagar tembok Konsulat jenderal Iran di Kota Karbala, Irak. Mereka memprotes pembunuhan Ihab al-Wazni, aktivis antipemerintah terjadi di Karbala kemarin. (Screenshot)

Protes pembunuhan aktivis antipemerintah, demonstran bakar pagar Konsulat Iran di Karbala

Masyarakat Syiah di Irak memang terbelah dua, ada yang berkiblat ke Iran dan ada pula yang setia kepada pemimpin Syiah Irak Ayatullah Ali Sistani.

Jamaah umrah sedang bertanya kepada petugas keamanan. (Saudi Gazette)

Saudi umumkan haji akan digelar tapi belum jelas haji domestik atau internasional

Setelah pandemi Covid-19 meletup Maret tahun lalu, Saudi cuma membolehkan penduduk Saudi buat berhaji. Itu pun jumlahnya terbatas, seribu orang saja.

Alireza Fazeli Munfarid, pemuda Iran berumur 20 tahun, dibunuh keluarga setelah ketahuan dia menjadi gay. (Twitter)

Pemuda gay di Iran dibunuh keluarganya

Pasangan gay ketahuan bercinta diancam hukuman mati. Sedangkan mereka ketangkap berciuman, berpegangan tangan, dan saling perhatian akan dikenai hukuman cambuk di muka umum.





comments powered by Disqus