kabar

Pangeran Saudi menjadi tersangka penyelundupan dua ton narkotik di Libanon

Pangeran Abdul Muhsin bin Walid bin Abdul Muhsin bin Abdul Aziz bersama empat rekannya ditangkap di Bandar Udara Beirut pekan lalu.

03 November 2015 15:28

Pangeran Abdul Muhsin bin Walid bin Abdul Muhsin bin Abdul Aziz dari Arab Saudi bareng sepuluh orang lainnya, lima absentia, dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus penyelundupan narkotik terbesar di Libanon.

Pangeran Abdul Muhsin dan empat rekannya ditangkap di Bandar Udara Internasional Beirut pekan lalu saat berupaya menyelundupkan dua ton pil Captagon dan kokain ke Arab Saudi. Seluruh narkotik itu dibungkus dalam 40 dus dan siap diangkut ke jet pribadi bakal terbang menuju negara Kabah itu.

Jaksa Claude Karam dari Kejaksaan Gunung Libanon menyatakan Pangeran Abdul Muhsin bersama empat rekannya kini masih ditahan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sejauh ini belum ada pernyataan dari pemerintah Arab Saudi atas penahanan sang pangeran. Kedutaan Besar Arab Saudi di Ibu Kota Beirut juga belum bisa dimintai komentar.

UNODC (Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa Urusan Narkotik dan Kejahatan) tahun lalu menyatakan konsumsi pil Captagon - juga digemari jihadis ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) karena membuat stamina lebih tahan lama untuk bertempur - di enam negara Arab Teluk tinggi.

Jalan di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, lengang dari kendaraan setelah jam malam diberlakukan sejak 23 Maret 2020. (Twitter)

Ketambahan 1.877 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi jadi 85.261 orang

Penderita Covid-19 di Makkah meningkat menjadi 15.431 orang, termasuk 220 meninggal.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketambahan 1.618 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 83.384 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah bertambah menjadi 15.272 orang, termasuk 215 meninggal.

Jalan di sekitar Masjid Al-Haram, Kota Makkah sepi dari kendaraan sejak Arab Saudi memberlakukan jam malam pada 23 Maret 2020. (Haramain Info)

Haji dan dilema Saudi

Ada tiga hal menjadi pertimbangan bagi Raja Salman atau Bin Salman untuk memutuskan jadi tidaknya pelaksanaan haji tahun ini.

Suasana di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan isolasi terhadap kota Makkah, Madinah, Riyadh pada 25 Maret 2020. (Haramain Info)

ISIS kecam ulama Saudi mengizinkan penutupan masjid buat cegah Covid-19

Mulai besok, Saudi mencabut larangan salat berjamaah di smeua masjid kecuali di Kota Makkah.





comments powered by Disqus