kabar

Korupnya petugas bandar udara di Mesir

Dengan 20 pound sterling penumpang tidak perlu antre.

08 November 2015 09:34

Reputasi bandar udara di seantero Mesir sudah lama dikenal buruk. Mulai dari antrean mengular, pengamanan tidak ketat, hingga layanan tidak ramah dan asal-asalan.

Fenomena itu menjadi sorotan lagi setelah pesawat sipil Rusia jatuh di Semenanjung Sinai baru-baru ini. Sebab muncul dugaan kuat pesawat mengangkut 224 orang itu meledak di udara. Dan bahan peledak itu mudah diselundupkan ke dalam pesawat lantaran petugas di Bandar Udara Syarm asy-Syekh, kawasan wisata tersohor di Sinai, Mesir, gampang disogok.

Menurut Sky News, pelancong asal Inggris Dale Parkyn - baru saja berkunjung ke Syarm asy-Syekh bareng istrinya awal tahun ini - bercerita saat di bandar udara petugas berseragam militer mendekati dia. Petugas ini bilang dia bisa membantu agar tidak perlu antre dengan tarif 20 pound sterling.

"Dia kemudian mengeluarkan uang 20 pound sterling dan mengatakan, 'Apakah Anda punya fulus sebesar ini' sehingga Anda tidak perlu menunggu lama," katanya.

Parkyn setuju membayar suap 20 pound sterling. Hasilnya tidak sia-sia. Dia bersama istrinya tidak perlu mengantre. Semua barang langsung masuk bagasi dan melewati alat pemindai untuk sekadar formalitas. "Sekarang saya berpikir itu aneh sekali," ujarnya.

Verna McKeich, turis Inggris lainnya, juga kaget sekali melihat buruknya pengamanan di Bandar Udara Syarm asy-Syekh. "Petugas menjalankan mesin pemindai malah bermain Candy Crush di telepon selulernya."

Seorang warga Mesir tinggal di Kota Syarjah, Uni Emirat Arab, membenarkan buruknya pengamanan di bandar-bandar udara Mesir kabar lama. Dia bilang banyak kasus penumpang bisa menyuap petugas di Bandar Udara Internasional Kairo agar kelebihan bagasi dibolehkan. "Rendahnya gaji mereka terima membikin mereka mudah melanggar aturan," tuturnya kepada Al-Arabiya.

Wisawatan dari Arab Saudi Abu Yazan pun mengiyakan. Dia sekeluarga saban musim panas berlibur ke negara Nil itu. Dia mengatakan suap di bandar udara di Mesir lumrah terjadi.

Namun Mesir membantah hal itu. "Sistem keamanan di seluruh bandar udara di Mesir menerapkan standar internasional," kata Menteri Penerbangan Sipil Husam Kamal lewat pernyataan tertulis.

Sejak jatuhnya pesawat Rusia di Sinai, maskapai dari sejumlah negara Arab, Inggris, Jerman, dan Prancis, menghentikan penerbangan tujuan Syarm asy-Syekh. Ini pukulan telak bagi industri wisata Mesir.

Muhammad Saud, wartawan asal Arab Saudi, mengunjungi Israel pada 21-25 Juli 2019. (Twitter)

Wartawan Arab Saudi kunjungi Israel

Keenam wartawan Arab itu hari ini dijadwalkan diterima Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Peta Selat Hormuz, Iran. (Al-Jazeera)

Raja Salman setujui penempatan pasukan Amerika di Arab Saudi

Pasukan Garda Revolusi Iran telah menahan kapal tanker Stena Impero, milik Swedia dan berbendera Inggris saat melintas di Selat Hormuz.

Israel Katz, Menteri Luar Negeri Israel, bertemu Menteri Luar Negeri Bahrain Khalid bin Ahmad al-Khalifah di Washington DC, 17 Juli 2019. Keduanya membahas mengenai Iran. (Courtesy)

Menteri luar negeri Israel dan Bahrain bertemu bahas Iran

Katz menyebut pertemuannya dengan Khalid menunjukkan kian mesranya hubungan Israel dengan negara-negara Arab.





comments powered by Disqus