kabar

Rouhani minta makanan dan minuman halal saat bertemu Hollande

Pihak Istana Elysee menolak menghapus minuman anggur dalam menu makan siang kenegaraan antara Rouhani dan Hollande berlangsung pekan depan.

11 November 2015 01:48

Pertemuan Presiden Iran Hasan Rouhani dengan Presiden Prancis Francois Hollande baru berlangsung pekan depan. Tapi isu makanan halal dan minuman anggur sudah meruap.

Sebab Rouhani meminta makanan halal disajikan saat makan siang di Istana Elysee, Ibu Kota Paris, ketika keduanya melakoni pertemuan dua jam. Selain itu, tidak boleh ada botol-botol anggur merek Bordeaux dan Burgundy di atas meja makan. Namun pihak Elysee menolak halus permintaan itu.

Rouhani bakal berada di Paris pada 16-17 November sebagai bagian dari lawatan empat harinya, dimulai dengan kunjungan ke Italia pada 14-15 November. Ini bakal menjadi kunjungan presiden Iran pertama ke Eropa dalam satu dasawarsa terakhir.

Dia akan menikmati makan siang bareng Hollande di Elysee selama dua jam. Dan Prancis sudah biasa menyajikan menu istimewa buat tamu negara, termasuk anggur terbaik. Sebab makanan dan minuman menjadi salah satu alat diplomasi negara Mode itu.

Teheran sudah berkali-kali meminta agar anggur disingkirkan, tapi berkali-kali pula Paris menolak. "Menu telah direncakan tapi ditolak," kata seorang sumber terlibat dalam masalah hubungan Prancis-Iran kepada situs radio RTL.

Buat menuntaskan isu ini, pihak Elysee menyarankan agar pertemuan kedua pemimpin itu dilakukan sembari sarapan, namun Irak menolak dengan alasan "terlalu murah".

Ini bukan kali pertama Prancis bermasalah mengenai minuman anggur dengan Iran.

Pada 1999, Muhammad Khatami, presiden pertama Iran berkunjung ke Prancis, menunda lawatannya setelah tuntutannya agar minuman beralkohol dihilangkan dalam menu kenegaraan ditolak. Dia akhirnya bersedia terbang ke Paris setengah tahun kemudian setelah Presiden Jaques Chirac mengundang dia untuk minum teh.

Pada 2009 Perdana Menteri Irak Nuri al-Maliki menolak undangan makan malam dari Presiden Nicolas Sarkozy. Sebab dia tidak mau ada minuman beralkohol dalam jamuan itu.

Jalan di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, lengang dari kendaraan setelah jam malam diberlakukan sejak 23 Maret 2020. (Twitter)

Ketambahan 1.428 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi jadi 288.690 orang

Penderita Covid-19 di Makkah meningkat menjadi 29.563 orang, termasuk 567 meninggal.

Perdana Menteri Libanon Saad Hariri mengumumkan pengunduran dirinya di Arab Saudi pada 4 November 2017. (Arab News)

Dua menteri dan enam anggota parlemen Libanon mundur

Pemerintah menyebutkan krisis ekonomi parah menyebabkan 75 persen dari 6,8 juta penduduk Libanon membutuhkan bantuan kemanusiaan untuk menyambung hidup.

Chairman SoftBank Masayoshi Son dan Wakil Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Saudi Press Agency)

Penggugat Bin Salman diancam dibunuh

Pihak keamanan Kanada menyebut ancaman pembunuhan itu datang dari agen-agen Arab Saudi.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Amerika puji musuh Bin Salman

Departemen Luar Negeri Amerika mendesak Bin Salman segera membebaskan kedua anak Saad al-Jabri dari tahanan.





comments powered by Disqus