kabar

Jihadis ISIS asal Indonesia di Suriah terbelah

ISIS mengangkat Bahrumsyah sebagai pemimpin jihadis asal Indonesia September lalu.

18 November 2015 19:56

Meski berasal dari satu negara, para jihadis ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) asal Indonesia di Suriah tidak kompak. Terjadi persaingan antara kelompok Bahrumsyah alias Abu Muhammad al-Indonesi dan grupnya Salim Mubarak at-Tamimi alias Abu Jandal.

"ISIS telah mengangkat Bahrumsyah sebagai pemimpin jihadis dari Indonesia," kata peneliti terorisme di Asia Tenggara Sydney Jones saat dihubungi Albalad.co melalui telepon selulernya malam ini. Direktur Institute for Policy Analysis and Conflict (IPAC) ini menambahkan pengangkatan Bahrumsyah sebagai Amir Mujahidin Nusantara itu berlangsung September lalu.

Dia bilang Abu Jandal tidak menyukai hal itu karena masalah pribadi. Namun dia mengaku tidak mengetahui persoalan ini.

Sydney menjelaskan kelompok Bahrumsyah kini bertempur di Kota Asy-Syaddadi, Provinsi Hasakah. Sedangkan Abu Jandal berada di Provinsi Homs. Persaingan antara keduanya, menurut dia, kabarnya pernah memicu bentrokan.

Lewat rekaman video diunggah ke Youtube tahun lalu, Bahrumsyah menyerukan kaum muslim Indonesia untuk bergabung dengan ISIS. Namun tidak diketahui kapan lelaki pernah kuliah di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Ciputat, Jakarta Selatan, itu berangkat ke Suriah dan dengan siapa saja.

Bahrumsyah ikut dalam acara deklarasi mendukung ISIS dan baiat bersama kepada pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi berlangsung Maret 2014 di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat.

Abu Jandal melalui rekaman video mengancam bakal menyerang obyek-obyek vital dan panglima Tentara Nasional Indonesia.

Berdasarkan dokumen pengadilan diperoleh Albalad.co, pada 23 Maret 2014 Abu Jandal bareng 18 orang lainnya, termasuk Hilmi Muhammad al-Amudi alias Abu Rayyan (pengasuh pondok pesantren Al-Mukmin, Malang, Jawa Timur), Ahmad Junaidi alias Abu Salman alias Jun, Abdul Hakim Munabari alias Abu Imad, dan Ridwan Sungkar alias Abu Bilal alias Iwan berangkat ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS.

Paspor atas nama Muhammad Ilham Syahputra, diduga jihadis asal Indonesia ditangkap pasukan Filipina di Kota Marawi. (YouTube)

Indonesia minta penjelasan dan akses konsuler atas jihadis ditangkap di Marawi

Muhammad Ilham Syahputra sempat dinyatakan tewas beberapa bulan lalu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

17 warga Indonesia selamat meski ISIS serbu Marawi

Jihadis ISIS asal Indonesia tewas dalam pertempuran dengan pasukan Filipina.

Bahrumsyah alias Abu Muhammad al-Indonesi, dalam rekaman video diunggah ke You Tube mengajak warga Indonesia bergabung dengan ISIS. (You Tube)

Polisi pastikan Bahrumsyah dan Bahrun Naim masih di Suriah

Polisi terus mengantisipasi para jihadis dari Suriah dan Irak pulang ke Indonesia.

Jihadis ISIS asal Indonesia Abu Muhammad al-Indunisi berpose sebelum melakukan serangan bunuh diri di Kota Palmyra, Suriah. (Al-Masdar News)

Bahrumsyah masih hidup

"Setahu kami, dia (Bahrumsyah) masih hidup," kata Sidney.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Netanyahu targetkan buka hubungan diplomatik dengan Arab Saudi tahun depan

Banyak negara Arab ingin bekerjasama dengan Israel dalam sektor keamanan dan pertahanan.

11 Desember 2018

TERSOHOR