kabar

ISIS rilis foto bom dipakai buat ledakkan pesawat Rusia

Bahan peledak ini dimasukkan ke dalam koper seorang penumpang duduk di bagian ekor dekat jendela.

19 November 2015 06:19

Dalam edisi ke-12 majalah Dabiq terbit kemarin, milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) merilis bom dipakai buat meledakkan pesawat penumpang Rusia jatuh akhir bulan lalu di Semenanjung Sinai, Mesir.

Bom rakitan itu memakai sebuah kaleng kuning Schweppes Gold, bir non-alkohol dijual di Mesir, dan komponen lain terbuat dari logam dan plastik. Kelompok dipimpin Abu Bakar al-Baghdadi itu juga melansir foto sejumlah paspor kepunyaan korban tewas.

Ansar Bait al-Maqdis, kelompok teror berafiliasi dengan ISIS dan beroperasi di Sinai, telah mengaku bertanggung jawab meledakkan pesawat berpenumpang 224 orang itu, termasuk lima kru. Pesawat nahas ini jatuh dalam penerbangan dari kawasan wisata Syarm asy-Syekh di tepi Laut Merah menuju Ibu Kota Moskow, Rusia.

ISIS bilang tadinya berencana meledakkan pesawat milik dari salah satu negara anggota koalisi anti-ISIS dipimpin Amerika Serikat. Keputusan berubah untuk menyasar pesawat Rusia setelah negara ini membombardir basis ISIS di Suriah akhir September lalu. "Bom itu diselundupkan ke dalam pesawat," kata ISIS.

Berdasarkan hasil penyelidikan, FSB (Dinas Intelijen Rusia) Selasa pekan ini memastikan pesawat Metrojet itu jatuh karena ledakan bom. Bahan peledak ini dimasukkan ke dalam koper seorang penumpang duduk di bagian ekor dekat jendela.

Yair Lapid, kandidat kuat perdana menteri Israel dari Partai Yesh Atid. (Times of Israel/Courtesy)

Yair Lapid diberi kesempatan bentuk pemerintahan sekaligus singkirkan Netanyahu

"Ini akan menjadi pemerintahan sayap kiri berbahaya, kombinasi mematikan antara ketidakmampuan dan ketiadaan tanggung jawab," ujar Netanyahu.

Ibu Kota Doha, Qatar. (dohabus.com)

Tabrak lelaki Inggris hingga tewas, pangeran Qatar akan diadili tahun depan

Kejadiannya pada Agustus 2019, namun Syekh Hasan nasir ats-Tsani dibebaskan dengan membayar uang jaminan.

Yair Lapid, kandidat kuat perdana menteri Israel dari Partai Yesh Atid. (Times of Israel/Courtesy)

Netanyahu gagal bikin pemerintahan

Kalau kedua pilihan itu tidak berhasil, Israel harus menggelar pemilihan umum kelima sejak April 2019. Pesta demokrasi terakhir dilakukan pada 23 Maret lalu.

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Diplomat Swiss tewas setelah jatuh dari apartemennya di Teheran

Kedutaan Swiss di Teheran juga mewakili kepentingan Amerika Serikat sejak kemenangan Revolusi Islam pada Februari 1979.





comments powered by Disqus