kabar

Rombongan peziarah asal Jawa Tengah bantah ingin bergabung dengan ISIS

"Keberangkatan kami ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS adalah informasi tidak faktual, kesimpulan menyesatkan dan merugikan," kata Syarif Zaki al-Jufri.

19 November 2015 15:30

Sebanyak 36 peziarah asal Jawa Tengah membantah ingin bergabung dengan milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah). Ketua rombongan Syarif Zaki al-Jufri menegaskan lawatan mereka ke Irak dan Iran untuk berziarah sekaligus berpelesir.

"Keberangkatan kami ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS adalah informasi tidak faktual, kesimpulan menyesatkan dan merugikan," kata Syarif Zaki dalam surat bantahan diterima Albalad.co hari ini melalui kuasa hukum mereka, Ahmad Taufik. "Kami warga terhormat dan baik-baik."

Dia mengakui sebelum terbang ke Kuala Lumpur, Malaysia, dari Bandar Udara Internasional Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, sempat dimintai keterangan oleh pihak imigrasi. Setelah memberikan penjelasan, data, dan memastikan tujuan berziarah dan berwisata, rombongan 36 orang ini diizinkan berangkat. "Selama transit di Kuala Lumpur menunggu penerbangan ke Iran berjalan sangat wajar dan lancar," ucapnya.

Surat bantahan sekaligus protes itu telah dilayangkan kepada dua media telah memberitakan rombongan dipimpin Syarif Zaki itu berencana ke Suriah melalui Iran. Dia bilang berita itu dilansir tanpa proses verifikasi dan wawancara dengan anggota rombongan.

Karena itu, Syarif Zaki mendesak kedua media memuat berita ralat paling lambat dimuat besok. "Kami menuntut permohonan maaf tertulis kepada 36 peziarah karena sempat termuat nama-nama mereka meski sudah ditarik lagi," ujarnya. Kalau tidak, dia akan menempuh jalur hukum sesuai beleid pers.

Ali Ahmad al-Mulla menjadi muazin Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, sejak 1975. (Screengrab)

Berkenalan dengan muazin Masjid Al-Haram

Ali Ahmad al-Mulla menjadi muazin Masjid Al-Haram sejak 1975.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat memimpin rapat Dewan Urusan Pembangunan dan Ekonomi di Istana As-Salam di Kota Jeddah, Arab Saudi, 22 Mei 2018. (SPA)

Anak Raja Salman masih hidup

Pangeran Muhammad bin Salman memimpin rapat Dewan Urusan Pembangunan dan Ekonomi Selasa lalu.

Demonstrasi menolak rencana pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem berlangsung di Jakarta, 11 Mei 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Indonesia batalkan kebijakan visa bagi warga Israel

Israel memang tidak memiliki hubungan resmi dengan Indonesia, namun kedua negara menjalin hubungan ekonomi. Alhasil, warga Israel bisa berkunjung ke Indonesia menggunakan visa pelancong dan bisnis.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bom waktu di negara Kabah

Raja Salman sudah menanam bom waktu itu sejak April 2015, tiga bulan setelah dirinya naik takhta.





comments powered by Disqus