kabar

Ongkos Teror Paris paling sedikit Rp 102 juta

Tidak sampai dua persen dari dana untuk Teror 11/9 menghabiskan US$ 400 ribu hingga US$ 500 ribu.

21 November 2015 13:22

Teror Paris Jumat pekan lalu merenggut nyawa 130 orang diperkirakan menelan dana paling sedikit tujuh ribu euro atau kini setara Rp 102 juta. Angka ini tidak sampai dua persen dari serangan 11 September 2001 menghabiskan fulus antara US$ 400 ribu hingga US$ 500 ribu. Milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) mengaku bertanggung jawab atas serangan teroris itu.

Menurut sumber-sumber keamanan, pembikin rompi bahan peledak memakai sejumlah bahan termurah. Polisi Prancis mengungkapkan tujuh pelaku tewas memakai rompi bom dengan sistem peledakan TATP, sebuah batere, dan satu tombol pemicu ledakan.

TATP atau Ibu Setan, dikenal di kalangan aparat keamanan, terbuat dari produk-produk rumah tangga dan antara lain dipakai dalam serangan teror di Ibu Kota London, Inggris, Juli 2005, dan oleh pelaku Bom Sepatu, Richard Reid, berusaha meledakkan sebuah pesawat pada Desember 2001.

Bahan-bahan kimia tersedia di banyak toko farmasi menghabiskan 5-10 euro untuk tiap sabuk bahan peledak. Pengunci dipakai di sabuk bom oleh tiga penyerang di Stade de France seharga 150 euro untuk 500 pengunci.

Untuk menyewa dua apartemen di Ibu Kota Paris - satu disewa untuk sepekan dan sisanya buat tiga malam - bisa menghabiskan sekitar 680 euro.

Mobil the Volkswagen Polo, Seat Leon, dan Renault Clio, kata para penyidik, disewa untuk membawa para pelaku dari Ibu Kota Brussels, Belgia, ke Paris harganya 595 euro, dengan asumsi mereka menyewa untuk sepekan, termasuk biaya bensin dan jalan tol.

Sebuah Kalashnikov bisa dibeli di Eropa seharga 300-700 euro, menurut markas Kepolisian Uni Eropa. Harga untuk peluru kaliber 7,62 - ratusan peluru kaliber ini dipakai untuk menyerang restoran - sekitar 500 euro untuk dua ribu peluru di Internet.

Dengan tiga Kalashnikov digunakan saat menyerang gedung pertunjukan Bataclan dan tiga lainnya ditemukan di salah satu mobil disewa para pelaku, ditambah kemungkinan satu Kalashnikov lagi, uang mesti digelontorkan menjadi 5.400 euro.

Pengeluaran ini, menurut penghitungan Reuters, belum termasuk biaya diperlukan buat seorang pengebom bunuh diri di Stade de France, memakai paspor palsu Suriah atas nama Muhammad al-Muhammad, untuk lari ke Eropa melalui Yunani. Belum lagi ongkos perjalanan dari Suriah hingga ke perbatasan Turki.

Berdasarkan infromasi dari sejumlah agen perjalanan, polisi, dan seorang sumber di organisasi bantuan kemanusiaan beroperasi di Pulau Leros, Yunani, perjalanan dari Turki ke perbatasan Makedonia ongkosnya paling murah 1.200 euro. Ini belum termasuk dokumen palsu dan perangkat keamanan saat menyeberang laut.

Untuk menyewa sebuah kapal aman ditumpangi menyeberang laut dan sejumlah dokumen perjalanan, biaya ini membengkak menjadi lima ribu euro.

Badan Keamanan Laut menangkap kapal tanker MT Horse berbendera Iran dan kapal MT Frea berbendera Panama karena memindahkan bahan bakar minyak secara ilegal pada 24 Januari 2021 di perairan Pontianak, Kalimantan Barat. (Dokumentasi Badan Keamanan Laut)

Indonesia tahan kapal tanker Iran karena pindahkan BBM secara ilegal

MT Horse - kapal buatan 2008 - berangkat dari Pelabuhan Fujairah Uni Emirat Arab pada 8 Agustus 2020.

Bulan purnama akan berada tegak lurus di atas Kabah, Kota Makkah, Arab Saudi, pada 28 Januari 2021 pukul 00:43. (Al-Arabiya)

Bulan purnama akan tepat di atas Kabah pada Kamis pekan ini

Fenomena langka ini akan terjadi pada 28 Januari pukul 00:43 dini hari.

Kuasa Usaha Israel untuk Uni Emirat Arab (UEA) Eitan Naeh di Ibu Kota Abu Dhabi, UEA, 24 Januari 2021. (Israel's Ministry of Foreign Affairs)

Israel buka kedutaan di Abu Dhabi

Konsulat Jenderal Israel di Dubai dan kantor penghubung di Rabat bakal diresmikan beberapa hari lagi.

Buah delima dari Israel sudah dijual di toko-toko di Uni Emirat Arab. (Twitter)

UEA berencana buka kedutaan di Tel Aviv

UEA dan Israel September tahun lalu menandatangani Perjanjian Ibrahim untuk membina hubungan diplomatik.





comments powered by Disqus