kabar

Umrah jarak jauh

Umrah dilakukan oleh orang lain atas nama jamaah mendaftar lewat situs www.iUmrah.world. Biayanya cuma Rp 6,9 juta.

29 November 2015 00:56

Banyak kaum muslim mendambakan bisa umrah ke tanah suci Makkah. Namun biaya dan waktu kerap menjadi kendala.

Untuk menyiasati hal ini, pengusaha asal Arab Saudi Ahmad al-Haddad menawarkan iUmrah. Artinya, orang mau berumrah tidak perlu repot terbang jauh ke negara Kabah itu dan mengeluarkan banyak fulus. "Islam mengizinkan umrah dilakukan oleh orang lain atas nama Anda," katanya kepada Albalad.co kemarin melalui WhatsApp.

Dia menjelaskan jamaah ingin berumrah cukup mendaftar lewat situs www.iUmrah.world bikinannya. Dia menegaskan iUmrah merupakan perusahaan rintisan pertama di dunia melayani orang-orang Islam ingin berumrah tanpa harus pergi ke Makkah.

Biayanya pun tidak semahal umrah konvensional, yakni rata-rata US$ 2 ribu. Jadi para calon jamaah umrah tidak perlu membeli kain ihram, mendaftar di biro perjalanan haji dan umrah, membayar tiket pesawat, visa, bekal, dan tarif hotel. Lewat iUmrah calon jamaah cukup merogoh US$ 499 atau kini setara Rp 6,9 juta.

Segera setelah mendaftar dan membayar seharga di atas, dalam 3-4 jam jamaah bisa melihat langsung dari jarak jauh umrah tengah dilakukan oleh orang lain atas namanya. "Seperti layanan taksi Uber," ujar Haddad.

Namun dia tidak sekadar mencari keuntungan semata. Dia bilang bila kian banyak orang memakai layanan iUmrah bikinannya, itu bisa mengurangi pengeluaran emisi karbon. Dia mengklaim tiap jamaah umrah datang ke Arab Saudi bisa mengeluarkan seribu kilogram karbondioksida.

Haddad juga menyerukan kepada para petani dari seluruh dunia untuk mendaftar. Mereka bakal diberi pesanan menanam minimal 51 pohon berukuran besar di tanah miliknya. "Nanti tiap pohon kami bayar maksimum US$ 1," tuturnya.

Situs www.iUmrah.world baru akan diluncurkan beberapa hari lagi.

Sultan Oman Qabus bin Said melakukan pembicaraan bilateral dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota Muskat, Oman, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Upacara penandatanganan perjanjian damai UEA-Israel akan dilakukan di Gedung Putih

Netanyahu dan Syekh Muhammad bin Zayid direncanakan hadir dalam acara itu.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketambahan 1.482 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi jadi 294.519 orang

Penderita Covid-19 di Makkah meningkat menjadi 29.817 orang, termasuk 577 meninggal.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan penguasa Oman Sultan Qabus bin Said di Muskat, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

UEA jadi negara Arab ketiga teken perjanjian damai dengan Israel

Tanda-tanda kemesraan secara terbuka UEA-Israel terlihat tahun ini.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketambahan 1.569 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 293.037 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah bertambah menjadi 29.777 orang, termasuk 572 meninggal.





comments powered by Disqus