kabar

Bos baru Mossad

Yossi Cohen dikenal bersih, saleh, dan dekat dengan istri Netanyahu.

09 Desember 2015 02:08

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Senin malam lalu mengumumkan Kepala Dewan Keamanan Nasional Yossi Cohen sebagai bos baru Mossad (dinas rahasia luar negeri Israel). Dia bakal menggantikan Tamir Pardo habis masa jabatannya Januari tahun depan.

Cohen mengalahkan dua agen senior Mossad lainnya, yakni mantan Direktur Mossad Ram Ben-Barak, kini direktur jenderal di Kementerian Intelijen, dan Wakil Direktur Mossad, hanya dikenal dengan inisial "N."

"Keputusan ini sulit," kata Netanyahu. "Ketiga kandidat benar-benar mengagumkan dan berbakat."

Cohen dilahirkan dalam keluarga Yahudi saleh di Yerusalem pada 1961. Dia menuntut ilmu di yeshiva Ohr Etzion dikepalai Rabbi Haim Drukman. Selesai melaksanakan wajib militer, dia diterima bergabung di Mossad.

Selama bertugas, Cohen memiliki spesialisasi dalam perekrutan dan penanganan agen-agen Mossad. Dia pernah mengepalai Tzomet, divisi pengumpulan informasi dan data. Dia juga pernah memimpin divisi koleksi teknologi intelijen sebelum diangkat menjadi wakil bos Mossad.

Cohen beberapa kali berbeda pendapat dengan Tamir Pardo. Karena itulah dia berusaha mencari karier di luar Mossad, hingga akhirnya dia diangkat sebagai Penasihat Keamanan Nasional Israel pada 2013.

Menurut seorang sumber, Cohen dekat dengan Sara Netanyahu, istri dari Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, dan menjalin hubungan erat dengan sejumlah pemimpin ultra-Ortodoks. Sehari sebelum penunjukan, Cohen bergabung dengan pemimpin Partai Shas Arye Dery dalam sebuah pertemuan dengan Menahem Gescheid, politikus senior dari kelompok ultra-Ortodoks dan dekat dengan lingkaran kekuasaan.

Bertahun-tahun Cohen tinggal di kawasan Ramot, Yerusalem. Dia bertetangga dengan Jaksa Agung Shai Nizan dan Direktur Shin Beth (dinas rahasia dalam negeri Israel) Yoram Cohen. Satu dasawarsa lalu, ayah empat anak ini pindah ke Modiin. Keluarga Cohen dikenal sebagai Masorti (keluarga Yahudi tradisional). Meski religius, dia cuma memakai kippa saban Shabbat.

"Penunjukan Cohen adalah pilihan alamiah," kata seorang sumber kenal betul dengan lingkaran dalam Mossad kepada Haaretz. Dia bilang Cohen bereputasi bersih dan berhubungan akrab dengan Netanyahu.

Menurut sumber ini, Cohen mesti mengembangkan kegiatan operasional Mossad karena beberapa tahun terakhir lebih tertarik dalam pengembangan teknologi.

Unta setinggi lebih dari tiga meter ikut dalam kontes kecantikan King Abdul Aziz Camel Festival di Arab Saudi, digelar sepanjang Januari 2018. (King Abdul Aziz Camel Festival)

Saudi kenakan denda lebih dari Rp 1 miliar bagi pemilik unta disuntik botoks

Unta disebut ayu kalau mempunyai bibir besar, leher panjang, dan berpunuk montok.

Unjuk rasa antirezim berlangsung di Ibu Kota Teheran, Iran. (Media sosial)

Lima aparat keamanan Iran tewas dalam bentrokan dengan kelompok sufi

Lebih dari 300 pengikut sufi Gonabadi ditangkap.

Sejumlah warga Arab Saudi siap menikmati makanan dalam jumlah kelewat banyak. (Caravan Daily)

Jumlah makanan terbuang di Arab Saudi saban tahun senilai Rp 181 triliun

Program itu juga untuk memperkuat kerja sama antar pemangku kepentingan dalam menghasilkan produk daur ulang.

Sebuah penthouse di Trump Park Avenue di New York, Amerika Serikat. (Trump International Realty)

Pangeran dari Saudi tunggak uang sewa apartemen di New York sebesar US$ 1,8 juta

Sesuai kesepakatan baru, uang sewa per bulan naik menjadi US$ 115.762,50 mulai Juli tahun ini.





comments powered by Disqus