kabar

Anjing Netanyahu gigit dua tamu

Kedua korban luka ringan.

11 Desember 2015 20:19

Kaiya, anjing peliharaan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, menggigit dua tamu dalam perayaan Hanukkah di kediaman resminya di Yerusalem, seperti dilansir media Israel kemarin.

Hanukkah adalah perayaan pendirian kembali Kuil Suci kedua di Yerusalem. Hanukkah diperingati selama delapan hari delapan malam dengan menyalakan lilin di atas menorah bercabang delapan, dengan tambahan satu cabang khusus.

Kedua korban gigitan anjing berusia sepuluh tahun itu adalah anggota Knesset (parlemen Israel) Sharren Haskel dan suami dari Wakil Menteri Luar Negeri Israel Tzipi Hotovely. Namun kedua tamu itu hanya luka ringan.

Putra dari Netanyahu membawa Kaiya, anjing hasil kawin silang, dari tempat perlindungan Juli lalu.

Netanyahu mengumumkan anjing baru keluarganya itu melalui akun Twitternya @netanyahu akhir Agustus lalu. "Begitu berlimpahnya cahaya dibawa Kaiya ke dalam rumah kami! Jika Anda mau seekor anjing, cari anjing dewasa untuk penolong. Anda tidak bakal menyesal!"

Sebagai peliharaan Netanyahu, Kaiya sudah dikenalkan ke beragam tokoh, termasuk Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry.

Suasana dalam kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem di hari pertama Ramadan, 17 Mei 2018. (Albalad.co)

Rabat batalkan rencana kota kembar dengan Guatemala karena pindahkan kedutaan ke Yerusalem

Guatemala baru membuka kedutaan besarnya di Ibu Kota Rabat, Maroko, November tahun lalu.

Dea, 2 tahun, menghadiri Aksi Islam Bela Al-Aqsa bareng ibunya di lapangan Monumen Nasional, Jakarta, 11 Mei 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel danai pemindahan Kedutaan Guatemala ke Yerusalem

Paraguay menyusul jejak Amerika dan Guatemala pekan depan.

Ulama Syiah berpengaruh asal Irak Muqtada Sadr bertemu Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman di Kota Jeddah, Arab Saudi, 30 Juli 2017. (Supplied)

Muqtada Sadr menangi pemilihan umum Irak

Dia merupakan putra dari ulama berpengaruh Muhammad Sadiq as-Sadr, dibunuh lantaran menentang rezim Saddam Husain.

Gerbang Kota Mosul, utara Irak. (Rudaw)

Lajang di Mosul susah kawin

Masyarakat Mosul umumnya konservatif. Bahkan sebelum ISIS bercokol di sana, jarang ada perempuan masih hidup sendirian ketika usia sudah menginjak kepala dua.





comments powered by Disqus