kabar

Sembilan pangeran dari Qatar masih disandera penculik di Irak

Ada 70 pemburu elang masuk ke Irak melalui Kuwait tiga pekan lalu.

21 Desember 2015 09:09

Para penculik masih menyandera rombongan pemburu elang, termasuk sembilan pangeran asal Qatar (bukan dua seperti diberitakan sebelumnya). Mereka diculik Rabu dini hari pekan lalu dari dalam kemah mereka di Busaya, Gurun Samawa, Provinsi Muthanna, selatan Irak, dekat dengan perbatasan Arab Saudi.

Hingga kini identitas kesembilan pangeran dari negara Arab supertajir itu masih dirahasiakan. Qatar terus berkoordinasi dengan Irak untuk mengupayakan pembebasan mereka.

Qatar News Agency melaporkan Perdana Menteri sekaligus Menteri Dalam Negeri Qatar Syekh Abdullah bin Nasir bin Khalifah ats-Tsani sangat berharap agar semua sandera bisa segera dibebaskan. Dia juga berterima kasih atas bantuan pemerintah Irak.

Perdana Menteri Irak Haidar al-Abadi menjelaskan aparat keamanan tengah berusaha keras melepaskan sandera warga Qatar itu.

Sampai sekarang belum ada pihak mengaku bertanggung jawab atas penculikan itu. Peristiwa ini dilakoni sekitar seratus lelaki bersenjata menaiki 50 mobil SUV.

Surat kabar berbahasa Arab terbitan Kuwait Al-Rai menulis sembilan orang dalam rombongan pemburu elang itu dan tidak diculik berhasil menyeberang ke Kuwait melalui Abdali. Mereka terdiri dari satu warga Kuwait, dua orang Arab Saudi, dan enam berpaspor Qatar.

Seorang di antara mereka mengatakan ada 70 pemburu elang masuk ke Irak melalui Kuwait tiga pekan lalu. "Milisi bersenjata menyerang kemah sekitar jam dua pagi dan menculik semua orang ada di sana waktu itu," ujarnya.

Dia bilang saat itu terdapat 32 orang, termasuk pemburu, pekerja, koki, dan pemandu. Sedangkan anggota rombongan lainnya tidak menjadi korban karena sedang berburu malam.

Dua bocah perempuan tengah melintas di depan tembok sebuah rumah bolong-bolong terkena peluru Israel di Jabaliya, Jalur Gaza, 27 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Bocah 12 tahun di Mesir meninggal saat bermain PUBG

Hasil pemeriksaan awal tim dokter menyimpulkan bocah malang itu menemui ajal lantaran tekanan darah tinggi naik tiba-tiba.

Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum, Emir Dubai sekaligus Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab. (Twitter/@HHShkMohd)

UEA akan luncurkan misi ke Bulan pada 2024

UEA Juli lalu telah meluncurkan misi tanpa awak ke Mars.

Emir Kuwait Syekh Sabah al-Ahmad as-Sabah. (The Iran Project)

Syekh Nawaf jadi emir baru Kuwait

Pelantikan Syekh Nawaf dilakukan hari ini. Kabinet Kuwait telah menetapkan masa berkabung selama 40 hari atas wafatnya Emir Kuwait Syekh Sabah al-Ahmad as-Sabah.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi terbitkan prosedur umrah saat pandemi

Hanya negara dengan kasus Covid-19 per hari dalam jumlah kecil boleh mengirim jamaah umrah.   





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

bocah gaza

Bocah 12 tahun di Mesir meninggal saat bermain PUBG

Hasil pemeriksaan awal tim dokter menyimpulkan bocah malang itu menemui ajal lantaran tekanan darah tinggi naik tiba-tiba.

01 Oktober 2020
Emir Kuwait wafat
29 September 2020

TERSOHOR