kabar

ISIS bunuh 13 remaja Irak karena tonton bola di televisi

ISIS mengharamkan menonton pertandingan sepak bola.

20 Januari 2015 10:46

ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) telah membunuh 13 remaja lelaki di Distrik Al-Yarmuk, Kota Mosul, Irak, setelah ketahuan menonton laga sepak bola di televisi. Namun tidak ada penjelasan bagaimana ISIS bisa mengetahui hal itu.

Sebelum eksekusi dilaksanakan, militan ISIS membacakan lewat pengeras suara kesalahan dari 13 penggemar sepak bola itu. Mereka dinyatakan melanggar aturan agama karena menonton pertandingan sepak bola.

Yang mereka tonton adalah laga antara tim sepak bola Irak menghadapi Yordania Senin pekan lalu dalam putaran final Piala Asia di Kota Brisbane, Australia. Irak menang dengan angka 1-0.

Eksekusi berlangsung di sebuah lapangan dan dilakukan oleh satu regu tembak menggunakan senapan mesin. "Mayat-mayat mereka masih tergeletak di lapangan dan orang-orang tua mereka tidak berani mengambil karena takut dibunuh oleh organisasi teroris itu," kata Raqqah is Being Slaughtered Silently dalam situs resmi mereka.

Raqqah is Being Slaughtered Silently adalah organisasi pegiat hak asasi manusia secara rahasia mendokumentasikan kebiadaban ISIS di wilayah mereka kuasai.

ISIS mencaplok Mosul sejak Juni tahun lalu dan langsung mengumumkan berdirinya khilafah islamiyah. Seperti di wilayah lain mereka kuasai, ISIS menerapkan syariat Islam versi mereka, termasuk mengharamkan menyaksikan pertandingan sepak bola.

Kabar eksekusi 13 pengeemar sepak bola ini muncul beberapa hari sehabis ISIS melansir rekaman video eksekusi atas sepasang gay. Keduanya dilempar dari sebuah menara di Kota Mosul.

Gerbang Kota Mosul, utara Irak. (Rudaw)

Lajang di Mosul susah kawin

Masyarakat Mosul umumnya konservatif. Bahkan sebelum ISIS bercokol di sana, jarang ada perempuan masih hidup sendirian ketika usia sudah menginjak kepala dua.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

Persenjataan ISIS dari Amerika dan Arab Saudi

CAR menyatakan sekitar 90 persenjataan digunakan ISIS merupakan buatan Cina, Rusia, dan Eropa Timur.

Sekolah Dasar Imam Khomeini di Mosul, utara Irak. (Al-Arabiya)

Sekolah dasar di Mosul diberi nama Imam Khomeini

Dianggap sebagai tindakan provokatif.

Perdana menteri Irak Haidar al-Abadi bersalaman dengan seorang komandan pasukan Irak setibanya di Kota Mosul, 9 Juli 2017, untuk mengumumkan pembebasan Mosul dari ISIS. (Twitter/@HaiderAlAbadi)

Irak bebaskan Mosul dari ISIS

Sepekan sebelumnya, Abadi sudah mengumumkan berakhirnya khilafah islamiyah versi ISIS setelah pasukan Irak merebut Masjid An-Nuri telah menjadi puing akibat diledakkan ISIS.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Bahrain akan bina hubungan diplomatik dengan Israel

Menteri Luar Negeri Bahrain Syekh Khalid bin Ahmad al-Khalifah bulan lalu menyatakan Israel berhak membela diri kalau diserang.

20 Juni 2018

TERSOHOR