kabar

Dua putra Mubarak bebas dari penjara

Alaa dan Gamal bersama ayah mereka bakal menghadapi pengadilan ulang atas sejumlah dakwaan korupsi.

27 Januari 2015 10:40

Dua putra dari mantan Presiden Mesir Husni Mubarak kemarin dibebaskan dari penjara setelah mendekam di sana hampir empat tahun.

Para pejabat keamanan mengungkapkan pengusaha tajir Alaa Mubarak dan calon penerus Husni, Gamal Mubarak, keluar dari Penjara Torah di selatan Ibu Kota Kairo Senin dini hari. Keduanya langsung menuju kediaman mereka di kawasan elite Heliopolis.

Alaa dan Gamal bersama ayah mereka bakal menghadapi pengadilan ulang atas sejumlah dakwaan korupsi. Keduanya secara terpisah juga akan diadili lantaran tudingan perdagangan tipu-tipu. Mereka telah dibebaskan dari tuduhan-tuduhan lain.

Mubarak, 86 tahun, lengser Februari 2011 setelah unjuk rasa besar-besaran mengguncang negeri Nil itu. Kerusuhan pun meletup antara para pengunjuk rasa dan pasukan keamanan menewaskan hampir seribu orang. Mubarak bareng dua putranya itu ditangkap April 2011. Sampai sekarang Mubarak masih mendekam dalam rumah sakit militer di selatan Kairo.

Banyak pihak sejatinya sudah memperkirakan Alaa dan Gamal bakal dibebaskan. Pembebasan mereka berlangsung sehari sehabis demonstrasi besar-besaran merayakan empat tahun tumbangnya rezim Mubarak. Protes ini berakhir ricuh. Bentrokan menewaskan sedikitnya 18 orang, termasuk dua anggota pasukan keamanan.

Kedua putra Mubarak itu, terutama Gamal, dipandang oleh banyak rakyat Mesir termasuk sebagai pilar rezim otoriter sekaligus korup. Mereka bersekongkol dengan para pebisnis kelas kakap memanipulasi fulus negara.

Meski keduanya membantah, Mubarak diyakini telah mempersipakan Gamal sebagai penggantinya kelak.

Husni Mubarak, Presiden Mesir terguling lewat revolusi pada Februari 2011, dibebaskan dari penjara pada 24 Maret 2017. (Egyptian Streets)

Mubarak bebas dari penjara

"Saya kira bebasnya Mubarak hal sudah diduga karena murid-muridnya kini sedang memerintah negara ini," kata seorang aktivis.

Gamal (kiri) dan Alaa Mubarak. Kedua putra dari mantan Presiden Mesir Husni Mubarak ini dibebaskan dari Penjara Torah, Ibu Kota Kairo, Mesir, Senin, 26 Januari 2015. (www.ibtimes.co.uk)

Mubarak segera pulang

Dia pekan lalu dinyatakan bebas dari dakwaan membunuh para demonstran pada 2011.

Mantan Presiden Mesir Husni Mubarak. (Screengrab)

Mubarak berharap rakyat Mesir bahagia

Mubarak mendapat telepon kejutan di peringatan enam tahun kejatuhannya.

Buruh bangunan sebuah proyek konstruksi di Arab Saudi tengah bekerja di bawah terik surya. (Al-Arabiya/ilustrasi)

Cuaca panas di Mesir bikin 21 orang mati kepayahan

Suhu udara di Mesir rata-rata 47 derajat Celcius di waktu siang.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Pangeran Arab Saudi serukan kudeta terhadap Raja Salman

"Kalau Ahmad dan Muqrin bersatu, saya yakin 99 persen anggota keluarga kerajaan, pasukan keamanan, dan tentara akan mendukung mereka," kata Pangeran Khalid, mendapat suaka politik di Jerman sedari 2013.

21 Mei 2018

TERSOHOR