kabar

Rencana keluarga emir Qatar bangun istana Rp 3,8 trilun di London terganjal

Dewan Kota Westminster beralasan mereka sedang kekurangan pasokan rumah di jantung Ibu Kota London.

30 Januari 2015 19:29

Sejatinya ia bakal menjadi rumah pertama di Inggris seharga 200 juta pound sterling atau setara Rp 3,8 triliun. Istana masuk kategori kelas I ini akan memiliki 17 kamar tidur dilengkapi sebuah salon kecantikan dan ruang spa.

Namun rencana keluarga emir Qatar membangun istana megah seluas 3.065 meter persegi di kawasan Regent's Park, Ibu Kota London, itu terganjal. Matthew Rees, pejabat perencanaan di Dewan Kota Westminster, menolak rencana menyatukan tiga rumah besar itu menjadi sebuah istana super mewah.

Rees beralasan London lagi kekurangan rumah. "Rencana pembangunan Anda bakal mengakibatkan hilangnya satu rumah dan itu tidak sesuai rencana Kota Westminster berlaku sejak November 2013," katanya. "Perundingan-perundingan tidak akan bisa mengubah alasan penolakan."

Syekha Muzah binti Nasir al-Misnad, satu dari tiga istri mantan Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah at-Taani, membeli tiga rumah bernama Cornwall Terrace itu pada 2013. Harganya ditaksir 120 juta pound sterling (Rp 2,3 triliun). Keluarga emir Qatar pekan lalu membeli Canary Wharf senilai hampir Rp 50 triliun. Mereka juga telah mempunyai Shard, gedung pencakar langit terjangkung di Eropa, pusat belanja Harrods, dan the Olympic Village.

Politikus dari Partai Buruh Paul Dimoldenberg menyokong keputusan itu. "Tidak perlu lagi ada rumah jutaan pound sterling," dia menegaskan. "Persoalannya bukan mencari rumah bagi keluarga kerajaan. Kita perlu menyediakan rumah buat orang-orang berpenghasilan menengah atau rendah."

Montagu Evan, agen keluarga emir Qatar, telah menawarkan fulus Rp 16,2 miliar kepada dewan kota untuk program penyediaan rumah. Namun Rees tetap pada keputusannya: menolak mengizinkan pembangunan istana itu.

Sumber-sumber di Qatar mengungkapkan keluarga emir belum memutuskan langkah apa bakal diambil setelah izin tidak keluar.

Tim arsitek March & White - biasa merancang ruang dalam kapal-kapal pesiar super mewah dan ruang-ruang berpakaian bisa memilih baju lewat iPad - menolak berkomentar atas penolakan itu.

Seorang juru bicara Dewan Kota Westminster bilang kebijakan mereka memang tidak membolehkan merobohkan sejumlah rumah atau flat kemudian dibangun ulang menjadi satu. "Kami perlu menyediakan banyak rumah di jantung London sebisa kami. Sekarang bergantung pada keputusan komite perencanaan apakah menyetujui rencana itu (pembangunan istana milik keluarga emir Qatar)."

Muazin Masjid Nabawi di Kota Madinah, Arab Saudi. (Saudi Gazette/Courtesy)

Masjid Nabawi punya 17 muazin

Tiap hari ada tiga muazin bertugas di Masjid Nabawi.

Suasana dalam Mal Abraj berlokasi di Menara Zamzam, dekat dengan Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Makkah tak lagi sakral

Di Bali saja, tidak boleh ada bangunan melebihi pura. Di Myanmar diharamkan membangun lebih dari tinggi pagoda.

Pendiri Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin, bareng putranya, Hamzah Bin Ladin. (YouTube)

Mengintip hubungan Bin Ladin dengan Qatar

Qatar dituding mendanai kelompok-kelompok teroris.

Hari Valentine. (quotesgiant.com)

Sejumlah restoran di Qatar batalkan perayaan Hari Valentine

Pemerintah Qatar pernah bilang acara-acara non-islami sebaiknya tidak digelar di negara-negara islam.





comments powered by Disqus