kabar

ISIS bakar pilot Yordania hingga tewas

Eksekusi itu berlangsung 3 Januari lalu.

04 Februari 2015 04:40

Kelompok ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) semalam mengunggah foto-foto dan rekaman video di media sosial menunjukkan pilot Yordania Muaz al-Kasasbih dibakar hidup-hidup.

Dalam foto itu, Muaz berpakaian oranye berlumuran cairan mudah terbakar, terlihat berdiri dalam kandang di tempat terbuka. Di bawah kedua kakinya teronggok bahan-bahan mudah terbakar Dia menjadi tontonan sembilan anggota ISIS berseragam loreng, bertopeng, dan bersenjata siap melaksanakan eksekusi.

Dari jarak beberapa meter, seorang anggota ISIS menyalakan sumbu terhubung hingga ke dalam kandang tempat Muaz disekap. Dalam hitungan detik api berkobar dan melumat tubuh Muaz. Eksekusi ini berlangsung di dekat reruntuhan sebuah bangunan.

Di akhir rekaman video, terdapat tulisan berbahasa Inggris menyebut ISIS menawarkan hadah fulus seratus dinar emas (sekitar US$ 20 ribu) bagi siapa saja berhasil membunuh pilot dari pasukan koalisi. Mereka juga melansir daftar nama perwira tinggi angkatan udara Yordania menjadi buruan.

Stasiun televisi pemerintah Yordania melaporkan dia telah dibunuh bulan lalu. Seorang anggota keluarga Kasasbih bilang kepada kantor berita Reuters militer Yordania telah memberitahu mereka Muaz telah dibunuh.

"Balasannya akan sebesar petaka menimpa Yordania," juru bicara angkatan darat Yordania Kolonel Mamduh al-Amiri menegaskan lewat televisi. Seorang juru bicara pemerintah menjanjikan balasan mengguncangkan atas pembunuhan Muaz itu.

Letnan Satu Muaz Kasasbih, 26 tahun, tengah melaksanakan gempuran terhadap basis ISIS saat jet tempurnya jatuh sehari menjelang Natal tahun lalu di dekat Kota Raqqah, ibu kota ISIS di Suriah. Pemerintah Yordania tadinya bersedia menukar pembebasan Muaz dengan Sajidah Risyawi, pelaku bom bunuh diri di Yordania pada 2005.

Para pejabat di Amman mengatakan pembakaran hidup-hidup atas Muaz itu berlaku 3 Januari lalu, sekitar tiga pekan sebelum ISIS memberi tawaran menukar pembebasan wartawan Jepang Kenji Goto dengan Sajidah Risyawi. ISIS memang tidak menawarkan Muaz dengan Sajidah, tapi jika perempuan itu dilepaskan nyawa Muaz masih bisa tertolong.

Yordania segera bertindak cepat dengan mengumumkan eksekusi atas lima anggota teroris, termasuk Sajidah, berlangsung hari ini. Kelima tahanan vonis mati ini dipindah ke lokasi eksekusi di penjara Wastaqa beberapa jam setelah rekaman video pembakaran hidup-hidup Muaz diunggah ke media sosial.

Seorang petugas menggendong anak kecil selamat dari serangan kelompok bersenjata di acara parade militer di Kota Ahwaz, barat Iran, 22 September 2018. (Twitter)

ISIS rilis video pelaku serangan atas pawai militer di Iran

Selain ISIS, Gerakan Bangsa Ahvaz, mendiami Provinsi Khuzestan dan berusaha memerdekakan diri, juga mengklaim sebagai dalang dari serangan itu.

Jihadis ISIS Hasyim Abadi. (Al-Arabiya/Supplied)

Jihadis ISIS dijual seharga US$ 1 juta

Hasyim Abadi adalah adik dari pelaku serangan bunuh diri dalam konser Ariana Grande di Manchester, Mei tahun lalu.

Bos Mayapada Group Dato Tahir berbincang dengan satu keluarga pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, pada 27 Oktober 2016. (KBRI Amman buat Albalad.co)

Senjata bikinan Israel ditemukan dalam gudang senjata ISIS

Israel dan ISIS memang memiliki kepentingan sama, yakni menggulingkan rezim Basyar al-Assad disokong oleh Iran.

Poster Huzaifah al-Badri, putra pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi, tewas dalam pertempuran di Homs, Suriah. (Amaq)

Putra pemimpin ISIS tewas di Suriah

Baghdadi memiliki empat anak dari istri pertama dan satu putra dari iatri kedua.





comments powered by Disqus