kabar

Diplomat perempuan Saudi tidak berkerudung saat berpidato di PBB bikin heboh

Pelakunya adalah Manal Radwan, sekretaris pertama di kantor perwakilan Arab Saudi untuk PBB.

07 Februari 2015 23:56

Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah Arab Saudi, diplomat perempuan negara itu tidak berkerudung saat berpidato di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa di Kota New York, Amerika Serikat.

Pelakunya adalah Manal Radwan, sekretaris pertama perwakilan Saudi di PBB. Dia tidak berkerudung saat menyampaikan pidato di sesi khusus mengenai Timur Tengah, seperti dilaporkan Emirates 24/7.

Kasus ini menghebohkan dan telah menyulut kemarahan banyak pihak di negeri kerajaan konservatf itu. "Pihak berwennag lebih tinggi di kerajaan sedang menyelidiki masalah ini...mereka bekerja sama dengan perwakilan Saudi di PBB," tulis surat kabar Sabq terbitan negara itu.

Sebelumnya, kasus serupa mendapat sorotan ialah ketika Michelle Obama tidak berkerudung di muka umum, termasuk saat bertemu Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. Dia datang menemani suaminya, Presiden Barack Hussein Obama, berkunjung bulan lalu untuk menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Raja Abdullah bin Abdul Aziz.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

900 ribu kembang api akan dibakar buat rayakan hari lahir Arab Saudi

Kerajaan Arab Saudi dibentuk pada 23 September 1932 oleh Raja Abdul Aziz bin Abdurrahman.

Sampah makanan. (Saudi Gazette)

FAO sebut Arab Saudi negara paling banyak buang makanan

FAO bilang saban tahun terdapat 427 ton makanan dibuang di negara Kabah itu.

Sejumlah warga Arab Saudi siap menikmati makanan dalam jumlah kelewat banyak. (Caravan Daily)

Jumlah makanan terbuang di Arab Saudi saban tahun senilai Rp 181 triliun

Program itu juga untuk memperkuat kerja sama antar pemangku kepentingan dalam menghasilkan produk daur ulang.

Microsoft dipkasa meminta maaf karena keliru menerjmehkan Dais menjadi ZArab Saudi. (Fortune)

Microsoft minta maaf karena salah menerjemahkan Dais menjadi Arab Saudi

Kepala Microsoft di Arab Saudi Mamduh Najjar meminta maaf atas kekeliruan itu.





comments powered by Disqus