kabar

Setidaknya masih ada satu lagi warga Amerika disandera di Suriah

Namun juru bicara Gedung Putih menolak membuka identitas sandera itu.

12 Februari 2015 05:20

Amerika Serikat membenarkan setidaknya masih ada satu lagi warganya disandera di Suriah. Informasi ini muncul beberapa jam setelah kabar kematian Kayla Mueller, 26 tahun, relawan kemanusiaan asal Amerika, dipastikan.

Namun juru bicara Gedung Putih Josh Earnest Selasa malam lalu menolak membahas identitas sandera itu. Dia juga tidak mau bilang apakah warga Amerika itu disekap oleh ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) atau kelompok pemberontak lain. "Prinsipnya, kami tidak percaya membahas masalah itu secara terbuka terbaik buat kepentingan mereka," katanya. "Tapi ada sejumlah laporan menyebutkan setidak masih ada satu lagi warga Amerika diculik di Suriah."

Wartawan Austin Tice tidak diketahui lagi nasibnya sejak Agustus 2012 saat meliput di Suriah. Pihak keluarga tidak yakin dia menjadi sandera ISIS atau pemerintah Suriah.

Kerabat memastikan kematian Kayla Mueller akhir pekan lalu setelah menerima pesan dari ISIS beserta tiga foto. Dalam dua foto, Mueller terlihat sudah berjilbab dan sebagian wajahnya tertutup. Foto terakhir memperlihatkan mayat Mueller dikafani.

ISIS Jumat pekan lalu mengklaim Mueller tewas akibat serangan balasan Yordania. Dia mengembuskan napas terakhir setelah bangunan tempat dia berada hancur dibombardir jet-jet tempur Yordania. Negara ini melancarkan serbuan udara bersandi Syuhada Muaz untuk membalas kematian Muaz al-Kasasbih, pilot 26 tahun dibakar hidup-hidup oleh ISIS.

Bos Mayapada Group Dato Tahir berbincang dengan satu keluarga pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, pada 27 Oktober 2016. (KBRI Amman buat Albalad.co)

Senjata bikinan Israel ditemukan dalam gudang senjata ISIS

Israel dan ISIS memang memiliki kepentingan sama, yakni menggulingkan rezim Basyar al-Assad disokong oleh Iran.

Poster Huzaifah al-Badri, putra pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi, tewas dalam pertempuran di Homs, Suriah. (Amaq)

Putra pemimpin ISIS tewas di Suriah

Baghdadi memiliki empat anak dari istri pertama dan satu putra dari iatri kedua.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

Persenjataan ISIS dari Amerika dan Arab Saudi

CAR menyatakan sekitar 90 persenjataan digunakan ISIS merupakan buatan Cina, Rusia, dan Eropa Timur.

Pemimpin ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi saat berpidato di Masjid Agung An-Nuri di Kota Mosul, Irak, Juni 2014. (Al-Arabiya)

ISIS benarkan Abu Bakar al-Baghdadi tewas

Dia dinyatakan terbunuh akibat serangan udara di Provinsi Ninawih, Irak.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Qatar tuduh Arab Saudi halangi warganya berhaji

"Tahun ini tidak ada seorang pun warga Qatar benar-benar berupaya untuk berhaji karena mereka sadar tidak mungkin ke sana (Makkah) dalam situasi seperti sekarang," kata manajer sebuah agen perjalanan haji di Ibu Kota Doha, Qatar.

18 Agustus 2018

TERSOHOR