kabar

Dinilai kurang cantik, baru sehari kerja presenter Saudi dipecat

Pengadilan di Riyadh dijadwalkan menangani kasus itu.

12 Februari 2015 11:11

Seorang presenter televisi berbayar di Arab Saudi dipecat meski baru sehari kerja. Bosnya beralasan dia tidak terlalu cantik untuk tampil di televisi.

Presenter tidak disebutkan identitasnya ini tengah menggugat perusahaan televisi itu dengan tudingan bertindak diskriminatif dan melanggar kontrak kerja.

Dia bilang dia mendapat tawaran bekerja dari stasiun televisi berkantor di Ibu Kota Riyadh itu. Namun di hari pertama bekerja, dia benar-benar terkejut lantaran sang bos memberitahu dia tidak bisa tampil karena kurang menawan.

Presenter ini mengatakan pemecatan itu melanggar kontrak. Sebab, tidak disebutkan ada pemecatan selama tiga bulan masa percobaan. Dia mengaku direktur televisi itu juga melecehkan dirinya, seperti dilaporkan Gulf News menguitp sebuah artikel di sebuah surat kabar terbitan Kota Makkah.

Pengadilan di Riyadh dijadwalkan menangani kasus itu.

Sampah makanan. (Saudi Gazette)

FAO sebut Arab Saudi negara paling banyak buang makanan

FAO bilang saban tahun terdapat 427 ton makanan dibuang di negara Kabah itu.

Sejumlah warga Arab Saudi siap menikmati makanan dalam jumlah kelewat banyak. (Caravan Daily)

Jumlah makanan terbuang di Arab Saudi saban tahun senilai Rp 181 triliun

Program itu juga untuk memperkuat kerja sama antar pemangku kepentingan dalam menghasilkan produk daur ulang.

Microsoft dipkasa meminta maaf karena keliru menerjmehkan Dais menjadi ZArab Saudi. (Fortune)

Microsoft minta maaf karena salah menerjemahkan Dais menjadi Arab Saudi

Kepala Microsoft di Arab Saudi Mamduh Najjar meminta maaf atas kekeliruan itu.

Pangeran Bandar bin Sultan, Duta Besar Arab Saudi untuk Amerika Serikat pada 1983-2005. (BBC)

Arab Saudi ancam jual total aset US$ 750 miliar di Amerika Serikat

Keluarga korban Teror 11/9 meyakini sejumlah pejabat Arab Saudi terlibat dalam perencanaan serangan 11 September 2001.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Qatar tuduh Arab Saudi halangi warganya berhaji

"Tahun ini tidak ada seorang pun warga Qatar benar-benar berupaya untuk berhaji karena mereka sadar tidak mungkin ke sana (Makkah) dalam situasi seperti sekarang," kata manajer sebuah agen perjalanan haji di Ibu Kota Doha, Qatar.

18 Agustus 2018

TERSOHOR