kabar

Al-Azhar haramkan tonton video eksekusi ISIS

Tujuan ISIS menyebarluaskan rekaman video eksekusi untuk menciptakan ketakutan terhadap Islam.

17 Februari 2015 23:04

Al-Azhar, otoritas Islam tersohor di Mesir, kemarin mengeluarkan fatwa mengharamkan kaum muslim menonton dan menyebarluaskan rekaman-rekaman video berisi eksekusi dilakukan ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) terhadap sandera-sandera mereka.

Alasan Al-Azhar mengeluarkan fatwa itu supaya tujuan-tujuan ISIS tidak tercapai, yakni mempromosikan ketakutan atas Islam, seperti dilaporkan Ahram Online.

Al-Azhar menyerukan kepada media untuk tidak menyiarkan kebiadaban ISIS agar tidak muncul kecemasan di kalangan muslim dan menghindari pengaruh buruk terhadap semangat mereka.

Fatwa Al-Azhar ini keluar sehari setelah kelompok Ansar asy-Syariah di Libya - terkait ISIS dan Al-Qaidah - melansir rekaman video penyembelihan 21 orang Kristen Koptik asal negeri Nil itu.

ISIS memang biasa membunuh sandera-sandera mereka dengan cara menyembelih atau memenggal kepala. Cara terbaru lewat membakar tawanan hidup-hidup, seperti dilakoni terhadap pilot Yordania Letnan Muaz al-Kasasbih.

Seorang petugas menggendong anak kecil selamat dari serangan kelompok bersenjata di acara parade militer di Kota Ahwaz, barat Iran, 22 September 2018. (Twitter)

ISIS rilis video pelaku serangan atas pawai militer di Iran

Selain ISIS, Gerakan Bangsa Ahvaz, mendiami Provinsi Khuzestan dan berusaha memerdekakan diri, juga mengklaim sebagai dalang dari serangan itu.

Jihadis ISIS Hasyim Abadi. (Al-Arabiya/Supplied)

Jihadis ISIS dijual seharga US$ 1 juta

Hasyim Abadi adalah adik dari pelaku serangan bunuh diri dalam konser Ariana Grande di Manchester, Mei tahun lalu.

Bos Mayapada Group Dato Tahir berbincang dengan satu keluarga pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, pada 27 Oktober 2016. (KBRI Amman buat Albalad.co)

Senjata bikinan Israel ditemukan dalam gudang senjata ISIS

Israel dan ISIS memang memiliki kepentingan sama, yakni menggulingkan rezim Basyar al-Assad disokong oleh Iran.

Poster Huzaifah al-Badri, putra pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi, tewas dalam pertempuran di Homs, Suriah. (Amaq)

Putra pemimpin ISIS tewas di Suriah

Baghdadi memiliki empat anak dari istri pertama dan satu putra dari iatri kedua.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Oman dan Sudan izinkan wilayah udara mereka dilintasi pesawat Israel

Klaim Netanyahu ini sekaligus membuktikan kian mesranya hubungan antara negara-negara berpenduduk mayoritas muslim dengan Israel.

10 Desember 2018

TERSOHOR