kabar

Hamas larang perayaan malam tahun baru

Hotel dan restoran hanya boleh menggelar perayaan sehari sebelum atau sehari setelah pergantian tahun.

03 Januari 2016 05:28

Hamas, faksi berkuasa di Jalur Gaza sejak pertengahan 2007, telah melarang warga Gaza merayakan malam tahun baru.

Juru bicara Kepolisian Gaza Aiman Batniji bilang hotel dan restoran hanya boleh menggelar perayaan sehari sebelum atau sehari setelah pergantian tahun. "Merayakan tahun baru bertentangan dengan ajaran Islam," katanya. "Itu tradisi Barat dan kita tidak menerima hal itu di Gaza."

Abdillah Onim, warga Indonesia tinggal di Jabaliyah, utara Jalur Gaza, membenarkan memang tidak ada perayaan malam tahun baru di sana. Dia bilang bukan karena dilarang Hamas. "Situasinya memang tidak menguntungkan," ujar lelaki beranak dua dari hasil pernikahannya dengan perempuan Gaza ini kepada Albalad.co melalui WhatsApp kemarin.

Dia menambahkan aksesori buat merayakan malam tahun baru memang dijual di toko-toko dan pasar. "Tapi tidak laku."

Sebuah sepeda motor terbakar setelah dihantam serangan udara Israel ke Jalur Gaza, Palestina, 10 Mei 2021. (Telegram)

Kabinet keamanan Israel setujui pengeboman besar-besaran terhadap Gaza

Israel menetapkan keadaan darurat khusus bagi wilayah Israel dalam radius 0-80 kilometer dari perbatasan Gaza, termasuk Ibu Kota Tel Aviv dan Yerusalem.

Muhammad Abdullah Fadhi, pejabat Hamas terbunuh akibat serangan udara Israel ke Jalur Gaza pada 10 Mei 2021. (Twitter)

Serangan udara Israel ke Gaza tewaskan sembilan orang, termasuk pejabat senior Hamas

Korban terbunuh dari pihak Hamas itu adalah Muhammad Abdullah Fayyadh.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Pemimpin Hizbullah, ISIS, dan Hamas puncaki daftar 20 ekstremis paling berbahaya

Dalam daftar itu juga ada mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad karena suka melontarkan pernyataan anti-Yahudi.  

Pendiri sekaligus pemimpin senior Hamas di Jalur Gaza Mahmud Zahar tengah berbicara di telepon di rumahnya, Kota Gaza, Rabu, 24 Oktober 2012. (faisal assegaf/albalad.co)

Hamas terima fulus dari Qasim Sulaimani Rp 311 miliar pada 2006

Lawatan delegasi Hamas ke Iran ini berlangsung tiga bulan setelah mereka menang pemilihan umum.





comments powered by Disqus