kabar

Bahrain dan Sudan ikut putuskan hubungan diplomatik dengan Iran

Khartum mengecam pula campur tangan Iran di kawasan Timur Tengah.

04 Januari 2016 20:03

Bahrain dan Sudan hari ini mengikuti jejak Arab Saudi, yakni memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran.

Arab Saudi semalam memutuskan hubungan diplomatik dengan negeri Persia itu. Kebijakan ini diambil setelah kedutaan besarnya di Ibu Kota Teheran, Iran, dibakar dan konsulatnya di Kota Masyhad, timur laut Iran, diserbu pengunjuk rasa.

Hubungan Saudi-Iran memburuk setelah ulama Syiah Syekh Nimr an-Nimr bareng 46 orang lainnya dipancung Sabtu pekan lalu. Mereka divonis hukuman mati atas dakwaan terlibat kegiatan terorisme.

Bahrain hari ini mengambil langkah serupa, seperti dilansir Bahrain News Agency. Manama memberi waktu 48 jam bagi semua diplomat Iran untuk meninggalkan negara itu. "Penyerbuan itu perlu ditanggapi dengan keputusan keras untuk menghindari kekacauan menyebar dan memastikan stabilitas di kawasan," kata pemerintah Bahrain lewat pernyataan tertulis berbahasa Arab.

Sudan juga mengusir duta besar Iran dari negaranya, seperti dilaporkan stasiun televisi berita Al-Arabiya. Khartum mengecam pula campur tangan Iran di kawasan Timur Tengah.

Kabah dilihat dari lantai atas Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi eksekusi lalu salib mayat lelaki Myanmar

Seorang lelaki Yaman pada 2010 dieksekusi dan jenazahnya disalib di muka umum lantaran memperkosa dan membunuh seorang gadis, serta menembak mati ayahnya.

Seorang aktivis buruh memegang sebuah spanduk saat berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, 20 Maret 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Protes eksekusi Zaini, aktivis buruh berdemonstrasi di depan Kedutaan Besar Saudi

"Kita bicara dengan Saudi ini kadang rasanya seperti bicara dengan tembok," kata Anis. "Dengan bahasa diplomasi, di depan mereka baik tetapi kemudian eksekusi dilakukan."

Albert Einstein, ilmuwan fisika asal Jerman berdarah Yahudi. (YouTube)

Ulama Iran klaim Albert Einstein muslim Syiah

Einstein beralasan Syiah adalah paham paling ilmiah dan Islam merupakan agama paling benar di dunia.

Demonstran menyerbu masuk dan membakar Kedutaan Arab Saudi di Ibu Kota Teheran, Iran pada Ahad, 3 Januari 2016. (Iranian Media/Al-Arabiya.net)

Swiss akan keluarkan visa umrah bagi warga Iran

Saudi menolak memperbaiki hubungan dengan Iran hingga negara Mullah ini berhenti mencampuri urusan dalam negeri negara Arab lainnya.





comments powered by Disqus