kabar

Bahrain dan Sudan ikut putuskan hubungan diplomatik dengan Iran

Khartum mengecam pula campur tangan Iran di kawasan Timur Tengah.

04 Januari 2016 20:03

Bahrain dan Sudan hari ini mengikuti jejak Arab Saudi, yakni memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran.

Arab Saudi semalam memutuskan hubungan diplomatik dengan negeri Persia itu. Kebijakan ini diambil setelah kedutaan besarnya di Ibu Kota Teheran, Iran, dibakar dan konsulatnya di Kota Masyhad, timur laut Iran, diserbu pengunjuk rasa.

Hubungan Saudi-Iran memburuk setelah ulama Syiah Syekh Nimr an-Nimr bareng 46 orang lainnya dipancung Sabtu pekan lalu. Mereka divonis hukuman mati atas dakwaan terlibat kegiatan terorisme.

Bahrain hari ini mengambil langkah serupa, seperti dilansir Bahrain News Agency. Manama memberi waktu 48 jam bagi semua diplomat Iran untuk meninggalkan negara itu. "Penyerbuan itu perlu ditanggapi dengan keputusan keras untuk menghindari kekacauan menyebar dan memastikan stabilitas di kawasan," kata pemerintah Bahrain lewat pernyataan tertulis berbahasa Arab.

Sudan juga mengusir duta besar Iran dari negaranya, seperti dilaporkan stasiun televisi berita Al-Arabiya. Khartum mengecam pula campur tangan Iran di kawasan Timur Tengah.

Albert Einstein, ilmuwan fisika asal Jerman berdarah Yahudi. (YouTube)

Ulama Iran klaim Albert Einstein muslim Syiah

Einstein beralasan Syiah adalah paham paling ilmiah dan Islam merupakan agama paling benar di dunia.

Demonstran menyerbu masuk dan membakar Kedutaan Arab Saudi di Ibu Kota Teheran, Iran pada Ahad, 3 Januari 2016. (Iranian Media/Al-Arabiya.net)

Swiss akan keluarkan visa umrah bagi warga Iran

Saudi menolak memperbaiki hubungan dengan Iran hingga negara Mullah ini berhenti mencampuri urusan dalam negeri negara Arab lainnya.

Jihadis ISIS berpawai di Kota Raqqah, Suriah, menggunakan kendaraan Toyota. (ABC News)

ISIS penggal kepala remaja 14 tahun karena tidak salat Jumat

Orang tua korban dipaksa menonton pemancungan itu.

Wakil Putera Mahkota sekaligus Ketua Dewan Perekonomian dan Pembangunan Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Twitter/@SaudiMonarchy)

Anak raja Saudi pastikan tidak akan terjadi perang dengan Iran

"Karena perang antara Arab Saudi dan Iran akan menjadi permulaan dari petaka besar di kawasan (Timur Tengah)," kata Pangeran Muhammad bin Salman.





comments powered by Disqus