kabar

Arab Saudi negara paling bahagia ketiga di dunia

Irak menjadi negara paling tidak bahagia.

11 Januari 2016 07:31

Arab Saudi menjadi negara paling bahagia ketiga di dunia menurut jajak pendapat bikinan Wayne Gallup International for Independent Research. Sedangkan negara paling tidak bahagia adalah Irak.

Survei ini melibatkan 65 ribu orang dari 68 negara.

Menurut Indek Kebahagiaan Internasional dalam poling itu, Kolombia menjadi negara paling bahagia sejagat dengan raihan suara 85 persen. Disusul Fiji (82 persen), Arab Saudi (82 persen), Azerbaijan (81 persen), dan Vietnam (80 persen).

Dari segi indeks ekonomi, Arab Saudi menempati posisi kesembilan dalam hal perasaan rakyat soal masa depan ekonomi negaranya. Negara Kabah ini meraup suara 32 persen. Nigeria memuncaki daftar dengan suara 61 persen.

Dalam indeks ekspektasi dan harapan, Arab Saudi di tempat keenam dengan 56 persen suara. Daftar ini dipuncaki Bangladesh dengan 74 persen suara.

Sampah makanan. (Saudi Gazette)

FAO sebut Arab Saudi negara paling banyak buang makanan

FAO bilang saban tahun terdapat 427 ton makanan dibuang di negara Kabah itu.

Sejumlah warga Arab Saudi siap menikmati makanan dalam jumlah kelewat banyak. (Caravan Daily)

Jumlah makanan terbuang di Arab Saudi saban tahun senilai Rp 181 triliun

Program itu juga untuk memperkuat kerja sama antar pemangku kepentingan dalam menghasilkan produk daur ulang.

Microsoft dipkasa meminta maaf karena keliru menerjmehkan Dais menjadi ZArab Saudi. (Fortune)

Microsoft minta maaf karena salah menerjemahkan Dais menjadi Arab Saudi

Kepala Microsoft di Arab Saudi Mamduh Najjar meminta maaf atas kekeliruan itu.

Pangeran Bandar bin Sultan, Duta Besar Arab Saudi untuk Amerika Serikat pada 1983-2005. (BBC)

Arab Saudi ancam jual total aset US$ 750 miliar di Amerika Serikat

Keluarga korban Teror 11/9 meyakini sejumlah pejabat Arab Saudi terlibat dalam perencanaan serangan 11 September 2001.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Ulama Arab Saudi meninggal dalam penjara karena disiksa

Syekh Sulaiman adalah orang ketiga tewas dalam penjara setelah Mayor Jenderal Ali al-Qahtani (Maret 2018) dan seniman Muhammad Bani ar-Rumaili al-Anzi (Juli 2018).

15 Agustus 2018

TERSOHOR